2 Tahun Kosong, Bangunan Milyaran Pasar Rakyat Pantai Cermin Rusak Parah & Terkesan Menjadi Sarang Hantu

  • Bagikan
2 Tahun Kosong, Bangunan Milyaran Pasar Rakyat Pantai Cermin Rusak Parah & Terkesan Menjadi Sarang Hantu

SERGAI – Bangunan pasar rakyat pantai cermin yang diduga sudah 2 (dua) tahun berjalan dengan anggaran milyaran terkesan menjadi sarang hantu dan semakin rusak parah di Kecamatan Pantai Cermin,Kabupaten Serdang Bedagai (sergai),Provinsi Sumatera Utara, Selasa (09/03/2021).

Pasalnya kondisi bangunnya sangat disayangkan, yang berada di sekeliling dipenuhi tumbuhan liar (rumput) tanpa ada penjagaan serta pengawasan terhadap aset bangunan tersebut. Di sisi lain, beberapa tumbuhan liar (rumput) telah sudah merambat ke-teras kios dan beberapa pintunya sudah tidak terkunci lagi.

Arfin salah satu warga mengatakan, pembangunan pasar rakyat pantai cermin yang dibangun pada tahun 2019 melalui proses tender lelang yang menggunakan dana Milyaran Rupiah.

“Jika terus dibiarkan tanpa perawatan, maka bangunan ini seperti sarang hantu atau kemungkinan akan lapuk dan semakin tambah rusak parah. Coba liat saja pintu kamar mandinya saja sudah berhilangan 4 (empat pintu) dan plafon gypsum sudah ambrol,”ujarnya.

Dikatakannya, masyarakat sangat heran apa yang menyebabkan bangunan pasar yang terdiri dari beberapa kios dan los itu tak juga kunjung dimanfaatkan. Sementara, pasar yang bersamaan dibangun di Kecamatan Sai bamban saja sudah difungsikan.

Baca Juga :  Dr Rudi Pardede Launchingkan Buku Keduanya Tentang Kejahatan Fenomena Negara

“Uang negara yang dipakai untuk membangun pasar itu diduga sudah banyak dikucurkan. Namun, belum ada azaz manfaatnya sama sekali. Terhitung sudah 2 tahun ini dibiarkan kosong saja. Jika tahu begitu, lebih baik uangnya dibagi saja untuk masyarakat, kan lebih bermanfaat,” tuturnya dengan nada yang sangat kecewa.

Sementara itu, Kepala Desa Pantai Cermin Kanan yang akrab disapa Koyo, belum bisa ditemui oleh awak media hingga berita ini ditulis untuk dimintai keterangan.

Di kesempatan lain, saat disinggung terkait siapa vendor pengerjaan untuk pembangunan pasar rakyat di Kecamatan Pantai Cermin tersebut, narasumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa pengerjaan proyek tersebut dimenangkan tender oleh pengusaha rumah makan di Sei Rampah.

Baca Juga :  Sat Narkoba Mapolres Siantar berhasil Menggagalkan peredaran sabu jaringan siantar-simalungun

“Abang liat lah, jika proyek yang dikerjakan tidak pada bidang dan keahliannya ya seperti ini hasilnya, bangunannya tidak ada mutu dan kualitasnya,” ungkap narasumber.

“Mending abang laporin saja terkait kualitas dan mutu bangunannya, supaya jangan se-enaknya saja bangun untuk mencari keuntungan dari proyek. Boleh cari untung namun bangunannya harus sesuai RAB yang sudah ditentukan,” ungkap DR mengakhiri.

Sementara di tempat terpisah, Meriyanto, Anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (sergai) yang akrab dipanggil Asom, menyayangkan atas terbengkalainya bangunan pasar rakyat pantai cermin untuk pedagang .

“Anggaran yang dibangunkan dengan milyaran kok dibiarkan. Bukannya difungsikan sebagaimana mestinya, seharusnya digunakan dan bisa meningkatkan pemulihan ekonomi masyarakat khususnya Pantai Cermin,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Sergai, Nina Deliana S.Sos, M.Si menyebut, pembangunan itu dibangun pada Tahun 2019. “Baik pak, akan kita teruskan informasinya dengan Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Sergai,”singkatnya (Willy)

  • Bagikan