6 Bulan Menjabat, GEMAPSI Tuding Bupati Simalungun Melakukan Pelanggaran Sumpah Jabatan 

  • Bagikan
6 Bulan Menjabat, GEMAPSI Tuding Bupati Simalungun Melakukan Pelanggaran Sumpah Jabatan 
Foto GEMAPSI melakukan orasi dihadapan DPRD Simalungun.

SIMALUNGUN – Masih dalam kurun waktu 6 bulan menjabat sebagai Bupati di kabupaten Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga sudah mendapat tudingan melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dari Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (GEMAPSI).

Tudingan KKN dari GEMAPSI tersebut di sampaikan melalui aksi orasi didepan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Simalungun, Selasa (28/9/2021).

GEMAPSI meminta agar DPRD segera membentuk Panitia Khusus (Pansus), guna untuk penyelidikan dugaan pelanggaran sumpah jabatan Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga.

Dalam pernyataan sikap pada aksi nya, GEMAPSI menduga bupati telah melakukan pelanggaran hukum, dengan ada nya penjualan foto, spanduk, dan atribut kepada sekolah yang dibayarkan dengan menggunakan dana BOS.

Baca Juga :  Wali Kota Medan Tinjau Vaksinasi Pedagang di Pasar Tradisional

“Segera bentuk pansus, selidiki dugaan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan bupati,” ucap Anthony Damanik dalam orasi nya .

Kemudian, GEMAPSI  juga menduga bahwa Bupati Simalungun melakukan praktek KKN dengan mengangkat guru SMP fungsional, menjadi kepala bidang (Kabid) pada dinas pendidikan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Simalugun Timbul Jaya Sibarani mengatakan, pihak DPRD akan terlebih dahulu mengkaji apa yang dilontarkan oleh pihak Gemapsi.

Timbul Jaya mengatakan pihak nya akan terlebih dahulu melakukan rapat pimpinan, karena keputusan tidak berada hanya di tangan satu orang.

“Kita mengambil keputusan secara bersama-sama, dan minggu depan akan kita sikapi di rapat pimpinan,” ucap Timbul Jaya.

Mendengar jawaban Ketua DPRD,  Antoni Damanik ketua Gemapsi menerima dan menunggu sikap dari DPRD, 

Baca Juga :  Hari ini, KPU Medan Gelar Debat Kandidat Putaran Kedua

Penulis : Robinsar Silaban

  • Bagikan