912 Atlit Karate Ikuti Kejuaran Karate Piala Wali Kota Open VI Tahun 2019

  • Bagikan
912 Atlit Karate Ikuti Kejuaran Karate Piala Wali Kota Open VI Tahun 2019
Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Ketua DPRD Basaruddin Nasution, Dandim 0204 DS Letkol Syamsul Arifin, Sekjen FB Forki Pusat Raja Safta bersama atlit.

TEBINGTINGGI – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Sekjen FB Forki Pusat, Raja Safta membuka Kejuaran Karate Tebingtinggi Open Piala Wali Kota VI Tahun 2019 tanggal 21-23 November 2019 di Gor Asber Nasution Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Kamis (21/11/2019).

Tampak hadir Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi, Dandim 0204 DS Letkol Syamsul Arifin, Pengurus Forki Pusat, Forki Sumut, Wakil Ketua DPRD Muhammad Azwar Kepala BNNK Kota Tebingtinggi AKBP Fadushi Zendrato, Ketua Koni Perlindungan, OPD dan ratusan atlit karate se Sumut dan tiga Provinsi yaitu Provinsi Nanggroh Aceh Darusallam, Provinsi  Riau dan Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, mengatakan bahwa dalam kejuaraan ini kita harus punya semangat untuk menggiatkan semangat karate di Sumut dan Indonesia. Kita harus mencintai olahraga, karena dari olahraga bisa membawa nama kita ke kanca internasional. “Dalam kejuaraan karate Wali Kota Open diikuti sebanyak 912 atlit yang bertarung,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemko Medan Promosikan Heritage Melalui Medan Heritage Fun Bike

Dikatakan Umar Zunaidi bahwa kami Kota Tebingtinggi siap menjadi tempat pelatihan karateka tingkat Provinsi Sumut, hal ini membangkitkan semangat olahraga bagi kuala muda untuk menuju prestasi di Indonesia. Olahraga bisa menjauhkan kita dari kenakalan remaja dan bahaya narkoba. “Katakan karate yes, narkotika no,” papar Umar Zunaidi.

Menurutnya, olahraga karate menjadi olahraga yang selalu dibanggakan  dan narkotik menjadi musuh bersama. “Bertanding dengan sportivitas yang tinggi, kepada dewan wasit dan juri diharapkan bisa bertindak seadil-adilnya sehingga karate bisa menjadi olahraga favorit bagi generasi pemuda indoensia,” ujar Umar.

Sementara itu, Sekjen FB Forki Pusat, Raja Safta menjelaskan bahwa kejuaraan Karate Open Piala Wali Kota Tebingtinggi tahun 2019 hasilnya akan menjadi acuan atlit dalam menghadapi Pon di Papua tahun 2020.

Dijelaskan juga bahwa bendera merah putih hanya bisa berkibar pada dua event bendera yaitu kunjungan kenegaraan dan prestasi atlit dalam bidang olahraga. “Harapan kami pada kejuaraan karate ini junjung nilai sportivitas tinggi,” paparnya.

Baca Juga :  Atletico Madrid Tak Ingin Tergusur Dari Liga Champion Eropa

Sedangkan Ketua DPRD Tebingtinggi Basaruddin Nasution mengucapkan kepada suluruh atlit dan pelatih selamat datang di Kota Tebingtinggi dan kejuaraan karate ini untuk meningkatkan semangat olahraga dan kebersamaan dalam silatuhrami atlit karate dalam meningkatkan prestasi olahraga.

“Kami meminta agar senintasiasi menjunjung sportivitas tinggi, menjaga kesehatan dan menjaga kebersamaan dan keharmonisan sesama atlit, event ini kita harapkan sebagai pemersatu keberaragaman dan pemersatu NKRI,” jelasnya.

Ketua Panitia, Drs Pardamean Siregar mengatakan Kejuaran Karate Tebingtinggi Open Piala Wali Kota VI Tahun 2019 dimulai tanggal 21 hingga 23 November 2019 di Gor Asber Nasution Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi yang di ikuti sebanyak 912 atlit karateka. (MP/TIM)

  • Bagikan