oleh

Asyik Indohoy Dalam Mobil, Pasangan Yang Bukan Suami Istri Ini di Arak Ke Kantor Polisi

LABUHAN – Diduga hendak melakukan mesum, pasangan selingkuh yang masing-masing telah mempunyai pasangan yang sah, FS (41) yang disebut-sebut bekerja di Agen Pelayaran di Belawan, warga Jalan Pasar Lama Lingkungan 29 Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan dan H (41) seorang ibu rumah tangga warga Jalan Nippon Gang Bestari Kelurahan Labuhan Deli, Medan Merelan, Rabu (04/09/2019) pukul 08.30 wib, diamankan warga dari jalan ileng, Lingkungan II, Kelurahan Renggas Pulau, Medan Marelan, tepatnya di bantaran sungai Aloha.

Warga yang kesal karena lingkungannya di jadikan tempat bermesum oleh pasangan selingkuhan ini, langsung menangkap keduanya saat asik berduaan didalam mobil jenis Ertiga BK 1955 OI.

BACA JUGA:  Remas Payudara dan Paha Siswi SMP, Kakek Bau Tanah Diarak Ke Mapolres Nias

Kepling II Kelurahan Renggas Pulau Budiansyah pada wartawan ini mengatakan, bahwa keduanya (pasangan selingkuh) tersebut sudah diintai oleh warga, sebab warga sering melihat keduanya bertemu dilokasi dan H lalu masuk kedalam mobil.

“Mereka itu sudah diintip warga, karena setiap siperempuan (H) datang kelokasi dengan mengenderai sepeda motor langsung masuk kedalam mobil yang dikenderai FS yang telah menunggu lebih dulu”, ucapnya.

“Saat diamankan dan diintrogasi warga serta petugas Bhabinkamtibmas, siperempuan beralasan mau mengantarkan sarapan FS, padahal mereka bukan pasangan suami istri,”timpalnya.

Bahkan istri FS, Desmiati yang hadir dilokasi sempat mengamuk melihat suaminya diamankan warga karena berselingkuh. “Tadi istrinya mengamuk dengan memukili FS suaminya dan melemparnya dengan pot bunga namun mengenai warga disana”, pungkas kepling II Kelurahan Renggas Pulau tersebut.

BACA JUGA:  Postingan Aksi Begal di Kawasan Titipapan Medan Sumut Viral di Medsos

Amatan wartawan ini, kedua pasangan selingkuh ini dengan didampingi keluarga masing-masing digelandang keruang Unit Binmas Polsek Medan Labuhan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Renggas Pulau, Brigadir Adhek Ginting, ketika dikonfirmasi membenarkannya kejadian ini.”Saat kita introgasi, H mengaku mengantarkan sarapan pagi kepada FS dan mereka sepakat berdamai dengan membuat surat kesepakatan. Masing-masing mereka sudah menikah, suami H bekerja di Kalimantan dan FS juga sudah mempunyai istri”, jelasnya. (MP/TOP)

Komentar

Berita Populer