oleh

BNN Kota Siantar Tangkap Kurir dan Pengedar 2 Kg Ganja

METROPUBLIK.COM, P.SIANTAR – Pengedar ganja di Kota Pematangsiantar berhasil diungkap. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar meringkus dua pengedar sekaligus menyita barang bukti berupa 2 Kg ganja dan timbangan.

Kasi Berantas BNNK Siantar, Kompol Pierson Ketaren, mengatakan, kedua tersangka yang ditangkap adalah Kiki Irawadi Nasution warga Jalan Langkat, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara dan Amirulah Marpaung alias Ameng, warga Singosari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat. Kedua pemuda ini diringkus atas informasi dari masyarakat, ada seorang pria yang mengedarkan ganja di wilayah Kecamatan Siantar Simarimbun, Kota Siantar.

“Awalnya, kita lakukan penangkapan terhadap Kiki dari rumahnya di Dusun Sidomullyo, Kelurahan Simarimbun. Dan kita amankan ganja seberat 2 Kg serta satu buah timbangan,” kata Pierson ke metropublik.com dalam konfrensi pers nya di kantor BNNK Siantar, jalan Keselamatan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Senin (18/2/2019) Siang.

Lanjut Pierson menceritakan, Setelah dilakukan interogasi terhadap KiKi dikediamannya, ia mengatakan, ganja tersebut sudah di pesan oleh teman nya bernama Amirulah Marpaung alias Ameng. Di hari yang sama, petugas langsung melakukan pengembangan dan kemudian berhasil meringkus Ameng dari kediaman nya di jalan Singosari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar.

Baca Juga :  Polsek Perdagangan Bekuk 4 Orang Pengguna dan Pengedar Narkoba

“Dari pengakuan Kiki, barang itu pesanan si Ameng, uangnya sudah diberikan, lalu barang tersebut hendak di antarkannya. Darisitu kita bersama – sama kesana, dan di lokasi kita berhasil amankan Ameng tanpa perlawanan. kita temukan barangbukti 18 paket ganja kering sudah siap edar dari dalam kantong plastik,” ucap Pierson.

Kemudian Pierson lanjut mengatakan, Dari pengakuan kedua tersangka, yang terlibat dalam karingan tersebut ada sebanyak 3 orang, ada sebagai kurir dan kepemilikan barang ganja tersebut.

“Pengakuan dari Kedua tersangka, yang terlibat 3 orang. Ada peran nya masing-masing, yang menjadi kurirnya, mereka berdua dan satu orang lagi pemiliknya itu, kita tidak ketahui alamatnya,” ucapnya.

Pierson menambahkan, narkotika jenis ganja yang didapati dari Kiki, bersumber dari seorang pria bernama ‘Asuh’ tinggal di Kota Tebingtinggi.

Baca Juga :  Miris..!! Mushollah Milik PT Pelindo Diduga Dibiarkan Hancur & Rusak

“Akunya Kiki, ganja tersebut didapat dari seorang pria, ia sering disapa “Asuh” dan bertempat tinggal di Tebing. Namun saat kita tanya ciri-ciri lebih jelasnya, dia gak kenal orangnya dan gak pernah ketemu,” ucap Pierson.

Pada gelar konfrensi pers ini, pelaku Ameng mengaku ke awak media ini, menjual satu paket ganja kering siap pakai itu, dengan harga senilai Rp.10 ribu. Dan konsumennya kebanyakan supir. 

“Ku jual perpaket, seharga sepuluh ribu, yang beli kebanyakan supir angkot. Tempat transaksinya sering dilakukan di sungai,” ungkap Ameng.

BNNK menetapkan status keduanya sebagai bandar atau pengedar. “Kedua tersangka dipersangkakan dengan pasal 114 ayat (2) subs Pasal 111 ayat (2) UU RI No.35 Tahum 2009 tentang Narkotika,” tandas Pierson. (MP/Rizal Siregar).

Komentar

Berita Populer