Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Beristri Diciduk Polisi

  • Bagikan

MEDAN – Seorang pria berinisial SS (48) warga Kelurahan Sempakata harus meringkuk di sel tahanan Polsek Sunggal setelah diringkus oleh Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Sunggal karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Demikian disampaikan Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak SE MH didampingi Kasi Hukum Aiptu Ngatijan dan Kasi Humas Aiptu Roni Sembiring saat dikonfirmasi pada Senin (03/04/2021) di mako Polsek Sunggal.

Dijelaskan Kanit, penangkapan tersebut usai orang tua korban, SM (35) warga Kelurahan Kwala Bekala, melaporkan kejadian pencabulan yang dialami oleh anak kandungnya, sebut saja Bunga (14) yang diduga dilakukan oleh SS.

Baca Juga :  Parkiran Bank Mandiri di Siantar Tidak Aman,Uang Nasabah Rp.47 Juta Raib

“Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/02/2021) sekira jam 09.00 wib di rumah terlapor di Jalan Bunga Sedap Malam, Kelurahan Sempakata. Saat itu korban yang merupakan pengasuh dari anak tersangka sedang memberikan susu formula kepada anak tersangka. Selanjutnya tersangka mendekati korban kemudian melakukan pencabulan terhadap korban karena situasi saat itu sedang sepi,” ujarnya.

Sejak itu, lanjutnya, korban menunjukkan perubahan sikap sehingga mengundang kecurigaan dari orang tuanya dan saat ditanyakan korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada ibu kandungnya yang akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal pada 2 April 2021.

“Selanjutnya penyidik PPA berhasil mengumpulkan dan mendapatkan alat bukti sehingga akhirnya tersangka berhasil kita amankan pada Jumat (30/04) dirumahnya tanpa perlawanan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pelaku Kasus Pencurian di Simalungun Ditangkap

“Saat ini, tersangka kita tahan di RTP Polsek Sunggal dan kita persangkakan melanggar pasal 81 ayat (2) subs pasal 82 ayat(1) Jo Pasal 76 E UU RI No. 35 Th. 2014 tentang perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya mengakhiri. (Rendi)

  • Bagikan