Deklarasi LSM KaTeSS dan Doa Arwah Almarhum H Razali Doyong Berjalan Sukses

  • Bagikan

MEDAN – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sebagai wadah penyalur aspirasi atas hak dan kewajiban warga Negara dan kegiatan dari masyarakat sesuai dengan tujuan sebagai sosial kontrol masyarakat.

Lembaga Swadaya Masyarakat Kawan Tongat Sitepu Semua (LSM KaTeSS) juga harus ikut menggali dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki oleh anggotanya sehingga dapat mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Lembaga Swadaya Masyarakat sebagai wadah yang ikut aktif dalam perannya mensukseskan pembangunan bangsa dan Negara. Serta dalam hal ini ikut menjaga kedaulatan Negara serta menjaga ketertiban sosial.

Sebagai salah satu cara bagi masyarakat untuk memberikan asiprasinya, kemudian aspirasi ini ditampung oleh lembaga Swadaya Masyarakat sesuai dengan tujuan LSM itu sendiri dan kemudian akan disalurkan kepada lembaga politik yang bersangkutan guna mencapai keseimbangan komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintahan.

“Deklarasi hari ini dirinya bersama sejumlah pengurus, telah membahas banyak hal diantaranya mengawal kepentingan masyarakat Medan Utara, yang sengaja di abaikan oleh pemerintah baik ditingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota,”ungkap Zainal Abidin, SE Sekjend KaTeSS itu. Minggu (04/04/2021) di Posko Tongat Sitepu Center, Jalan Benteng II Pasar 4 Timur, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan Kota Medan Sumut.

Selain Deklarasi LSM KaTeSS, pihaknya juga melantik 40 Komunitas masyarakat dari binaan KaTeSS dan kirim Doa almarhum H Razali Doyong Dewan Pendiri LSM KaTeSS merupakan orang tua dari Ketua Dewan Pemina Aulia Rachman.

Baca Juga :  Wong Chun Sen : Sekolah Diliburkan Bukan Untuk Liburan

“Selain deklarasi KaTeSS kami juga melantik 40 komunitas masyarakat yang telah dibina saat ini, dan kami juga melaksanakan kirim Doa Arwah Almarhum H Razali Doyong yang merupakan Ayah dari Ketua Dewan Pembina LSM KaTeSS,” katanya.

Deklarasi LSM KaTeSS juga tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan karena masih dalam suasana kondisi pandemi Covid-19.

Sementara Ketua Umum LSM KaTeSS Dodi Tongat Sitepu menambahkan bahwa deklarasi ini, sambil menunggu penerbitan SK kepengurusan dari Menkumham LSM KaTeSS, pihaknya berencana melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan di beberapa wilayah di Medan Sumatera Utara.

“Kegiatan yang dilaksanakan ini, terutama pembinaan dan sosialisasi terhadap masyarakat, atas keberadaan LMS KaTeSS wilayah Medan Utara saat ini,”tutur Tongat Sitepu sapaan akrabnya.

Kegiatan ini dilakukan, guna memperkenalkan LSM KaTeSS kepada masyarakat Medan Utara, dan juga visi dan misi LSM KaTeSS yang notabene hadir, untuk semata-mata mengawal kepentingan-kepentingan masyarakat tingkat bawah.

“Dengan tujuan agar masyarakat tidak perlu ragu, jika ada persoalan ketidak adilan terjadi dalam kehidupan mereka, dikarekan adanya tumpang tindih kebijakan perintah yang tidak berpihak kepada rakyat, maka silahkan di adukan dan KaTeSS akan mengawal hingga keadilan itu didapatkan oleh masyarakat yang merasa ditindas,” tegas Tongat.

Baca Juga :  Plt Wali Kota Medan: Putus Penyebaran Virus Corona Dengan Menggunakan Masker

Disamping itu H Aulia Rachaman SE selaku Ketua Dewan Pembina LSM KaTeSS mengatakan jadikan LSM ini menjadi wadah bagi masyarakat dan jangan di salah gunakan.

“Biasanya mendengar namanya LSM, masyarakat sudah tidak asing lagi di telinga. Jadi artinya saya berharap bisa menjadi corong bagi masyarakat semuanya,”ujarnya.

Dikatakannya, kondisi Medan Utara saat ini tidak sedikit pun mengalami kemajuan, dalam hal mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Hal ini dikarenakan bobroknya mental para oknum pejabat di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, yang hanya mementingkan pribadinya dibanding kepentingan masyarakat,”tegasnya.

Disisi lain kata Aulia, kasus-kasus besar yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota, ibarat besi yang tidak termakan karat dikarenakan kasus-kasus ini diduga sengaja ditutupi, oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Aulia Rachman berharap dengan hadirnya LSM KaTeSS ini dapat mengetuk hati aparat penegak hukum.

“Agar parktek-praktek korupsi di lingkungan pemerintahan provinsi, dan juga kabupaten/ kota diwilayah Medan ini dapat berantas sampai ke akar-akarnya,” tegas Wakil Wali Kota Medan itu.

Lanjutnya, ia berpesan juga kepada Kepling atau Lurah agar bisa mendata para pengusaha untuk dimasukkan ke UMKM.

“Kita minta nantinya agar setiap pemko belanja seperti kue dan lainnya bisa di beli ke pengusaha yang terdata masuk dalam UMKM,”katanya. (Rendi)

  • Bagikan