DPRD Medan : Bongkar Bangunan Diketahui Menyalah di Jalan Amal Luhur Medan

  • Bagikan
Bongkar Bangunan Diketahui Menyalah di Jalan Amal Luhur Medan

MEDAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak,SH menyoroti mengenai laporan yang dia terima terkait adanya salah satu bangunan yang terletak di Jalan Amal Luhur Kelurahan Dwikora Medan yang mana bangunan tersebut adalah PT.Kemas Anugrah Sastika. Bangunan ini juga menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan ini diketahui menyalahi peruntukan, dimana izin yang diurus untuk Industri namun oleh pemiliknya telah disulap menjadi gudang.

“Untuk itu, kita meminta kepada Dinas PKP2R kota Medan untuk segera menindak bangunan yang di duga menyalah tersebut. Komisi IV sebagai pengawsasan, sedang berusaha menyadarkan para pemilik bangunan untuk mengikuti aturan yang sudah ada, seperti mengurus izin sebelum membangun,” terang Paul, Selasa (23/02/2021).

Baca Juga :  Akhyar Ajak Elemen Masyarakat Putus Rantai Penyebaran Covid-19

Terpisah, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos saat diminta tanggapannya terkait bangunan yang terletak di Jalan Amal Luhur tersebut mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas PKP2R Kota Medan untuk menindak bangunan industri namun di sulap jadi gudang tersebut.

Antonius juga sudah mengapresiasi Kadis PK2PR Kota Medan, Benny yang langsung merespon laporan warga yang disampaikan oleh wakil rakyat dari Dapil I tersebut.

” Kita apresiasi sikap tanggap Kadis PK2PR Kota Medan tentang pengaduan kita mengenai adanya bangunan milik PT.Kemas Anugrah Sastika yang diketahui membangun dan mengurus izin untuk gudang, namun dilapangan telah disulap menjadi gudang, kita minta agar ini segera di tindak lanjuti oleh Dinas PK2PR kota Medan,”kata Antonius Tumaggor.

Baca Juga :  Merasa Malu, Sembilan Mantan Anggota DPRD Tak Hadir

Antonius Tumanggor yang juga anggota DPRD Kota Medan yang duduk di Komisi IV, mengatakan, dia juga sudah melaporkan hal ini kepada Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak agar diketahui dan bilamana pemilik bangunan tetap tidak mengindahkan pengaduan warga termasuk dinas PK2PR kota Medan dinilai kurang tegas, maka komisi IV DPRD Kota Medan akan memanggil pemilik bangunan dan Dinas PK2PR Kota Medan beserta instansi terkait.

” Meski kita mengapresiasi respon dari dinas PK2PR Kota Medan, namun sebagai fungsi kita untuk mengawasi bangunan bermasalah tetap terus kita lakukan, jika memang disinyalir ada permainan kita akan panggil segera,”pungkas Politisi dari Partai NasDem Kota Medan ini lagi.

pasang iklan anda
  • Bagikan