F-Gerindra DPRD Medan Pertanyakan Langkah Cepat Pemko Pemulihan Ekonomi dan Daya Saing Pendidikan

  • Bagikan
F-Gerindra DPRD Medan Pertanyakan Langkah Cepat Pemko Pemulihan Ekonomi dan Daya Saing Pendidikan

MEDAN – Fraksi Gerindra DPRD Medan mengkritik kebijakan Walikota Medan Bobby Afif Nasution terkait skala prioritas program pembangunan Kota Medan yakni infrastruktur jalan, kesehatan, banjir, kebersihan dan UMKM. Sementara masalah pendidikan yang dinilai sangat penting tidak masuk skala prioritas.

Untuk itu, Fraksi Gerindra berharap Pemko Medan juga harus memprioritaskan permasalahan peningkatan mutu pendidikan di Kota Medan dan pelayanan umum yang juga harus menjadi program yang diutamakan.

Kritikan itu disampaikan Anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra Dedy Aksyari Nasution (foto) dalam pemandangan umum Fraksinya saat sidang paripurna DPRD Medan di gedung dewan, Senin (13/9/2021). Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE dan dihadiri Walikota Medan Bobby Nasution.

Disampaikan Dedy, masalah perbaikan infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan khususnya untuk penanganan pandemi covid-19, mengatasi masalah banjir, pelayanan kebersihan dan pengembangan Usaha Menengah Kecil Mikro dan Menengah menjadi masalah paling krusial yang telah dibahas di Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Medan TA 2021.

Baca Juga :  Kaban Kesbangpol Medan Lakukan Pendampingan Satgas Covid-19 Kecamatan Medan Area

Dalam hal itu, Fraksi Gerindra mempertanyakan langkah cepat apa yang dapat diambil oleh Pemko Medan dalam rangka untuk pemulihan ekonomi serta hal lain terkait peningkatan daya saing dunia pendidikan yang dilakukan secara webinar.

Dedy menyebut, pihaknya berharap melalui P APBD 2021 dapat menjadi instrument yang semakin efektif untuk mewujudkan Kota Medan menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan religius. “Perubahan kiranya berdampak bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Medan. Dapat meningkatkan daya guna dan hasil guna belanja daerah, sehingga secara bertahap mampu memperbaiki tingkat pelayanan secara maksimal kepada masyarakat di Kota Medan,” imbuhnya.

Sedangkan kepada seluruh OPD jajaran Pemko Medan, Gerindra mengingatkan harus lebih serius dan mampu mengoptimalkan kinerja menjalankan program kerja. Bagi OPD yang tidak mampu menjalankan program kerjanya supaya Walikota Medan memberikan sanksi tegas.

Pada kesempatan itu Dedy Aksyari membacakan dan memberikan pandangan, saran dan mempertanyakan langkah strategis apa saja yang dilakukan Pemko Medan meningkatkan PAD dari semua sektor serta menurunkan angka kemiskinan.

Baca Juga :  DPRD Medan Terbitkan Rekomendasi RS Bunda Thamrin Provider BPJS

Begitu juga soal penanganan Covid 19, Gerindra mempertanyakan langkah apa yang dilakukan dalam optimalisasi vaksinasi dan memenuhi ketersediaan vaksin dan oksigen. Dalam P APBD yang dilakukan penyesuaian perkembangan ekonomi, Gerindra mempertanyakan, upaya Pemko Medan dalam pemulihan ekonomi.

Masih masalah pandemi covid-19, Fraksi Gerindra mengimbau kepada Pemko Medan untuk tetap memantau dan mengawasi masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan. Dinas terkait dan satgas covid-19 juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga ketahanan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan bervitamin.

Sementara itu, terkait penggunaan anggaran, guna menghindari jumlah Silpa yang besar pada tahun anggaran 2021 diminta kepada OPD hanya mengajukan pekerjaan yang rasional dan terukur saja.

Usai Fraksi Fraksi DPRD Medan menyampaikan PU nya. Kemudian Ketua DPRD Medan Hasyim SE menyampaikan dokumen PU ke Walikota Medan Bobby Afif Nasution. Dan agenda selanjutnya nota jawaban Wilikota Medan pada 20 September 2011 mendatang.

  • Bagikan