FWP Serahkan Tali Asih Kabareskrim pada Jukir Korban Ditembak  Perampok

  • Bagikan
FWP Serahkan Tali Asih Kabareskrim pada Jukir Korban Ditembak  Perampok

MEDAN– Heroisme yang dipertontonkan Julius Sitanggang (49), saat berupaya menggagalkan perampokan toko emas di Simpang Limun, menuai banyak simpatik. Setelah Walikota Medan Boby Nasution, Selasa (31/8) giliran Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto SH yang memberikan tali asih.

“Ini ada sedikit tali asih tanda simpatik dari Kabareskrim atas keberanian Julius berupaya menggagalkan perampokan. Jangan dilihat dari besarnya bantuan, tapi sebagai penyemangat untuk terus berbuat baik walau apapun resikonya. Karena beliau sangat sayang pada orang-orang yang suka berbuat baik,” ujar Zulkifli, Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) .
Keterangan yang diperoleh wartawan, bantuan dan tali asih tersebut diserahkan oleh Budi Hariadi, Sekjend FWP, diterima langsung oleh Julius yang kondisinya semakin membaik. Kendati masih dalam perawatan, Julius terlihat senang menerima bantuan tersebut. “Mungkin besok Bang Julius ini sudah bisa pulang,” ujar Budenk, sapaan akbrab Budi Hariadi.

Baca Juga :  Akhyar Terjun Langsung Lakukan Razia di Pasar Sei Sikambing

Sebelum dirawat di Rumah Sakit Brimob Polda Sumut, Julius sehari-harinya bekerja sebagai juru parkir di Pasar Simpang Limun, Medan. Pada hari naas kejadian perampokan yang menggegerkan Kota Medan itu, Kamis (26/8), Julius seperti biasa menjaga area parkirnya kekuasaanya. Sekira pukul 14.00 WIB, Julius mendengar suara rentetan tembakan.

Dalam hitungan detik, dia pun melihat aksi tembakan itu ternyata berasal dari sejumlah perampok yang menyatroni dua toko emas di pusat perbelanjaan tradisional itu. Spontan, dia pun berusaha menghalau perampok yang berusaha kabar usai menjarah toko mas. Sial, lelaki ini ditembak hingga terkapar. Melihat jukir naas ini roboh bersimbah darah, warga pun menolong dan membawanya ke Rumah Sakit Brimob.

Baca Juga :  Siti Suciati : Hentikan Hiburan Malam Guna Memutus Penyebaran Virus Corona

“Di rumah sakit keluarga sempat kebingungan juga soal biaya operasi. Karena kita sering komunikasi dengan Kabareskrim, beliau memastikan bahwa Polri pasti akan menanggung seluruh biaya perobatannya. Mendengar penjelasan mantan Kapolda Sumut itu keluarga pun sangat berterimakasih,” ujar Zulkifli menjelaskan.

Ternyata, tak hanya biaya rumah sakit, sejumlah pihak pun turut bersimpatik atas musibah yang dialaminya. Mulai dari Walikota Medan hingga Kabareskrim pun ikut memberikan bantuan langsung. “Semoga Pak Wali dan Kabareskrim selalu diberikan kesehatan hingga terus bisa membantu kami kami ini rakyat kecil, ” ujar Julius.

Penulis : Rendi Gulo
Editor : Redaksi

  • Bagikan