oleh

Gegara Sirene, Angota Polantas Polres Tebingtinggi Diduga Pukul Supir Ambulance

-Daerah-78 views

TEBINGTINGGI – Tidak terima karena bunyi sirene ambulance milik RS Pamela Kota Tebingtinggi ketika hendak melintas di persimpangan empat inti Kota Tebingtinggi tepatnya di Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi, anggota Polantas Polres Tebingtinggi memukul supir ambulance yang hendak mengatar pasien untuk melakukan scening di RSUD Dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Sabtu (2/11/2019).

Akibat pemukulan yang dilakukan oleh anggota Polantas Polres Tebingtinggi bernama Brigadir Urat M Pasaribu kepada supir ambulance bernama Zulpan, kejadian itu sempat di rekam dan viral di media sosial (Medsos).

Menurut keterangan bagian rumah sakit Sri Pamela Kota Tebingtinggi yang enggan menyebutkan namanya inisial AR bahwa kejadian pemukulan yang dialami oleh supir ambulance memang benar, kejadian itu pada saat ambulance hendak mengantar pasien menuju RSUD Dr Kumpulan, tetapi tepat dilampu merah persimpangan empat Jalan Sudirman hendak menuju Jalan KF Tandean Kota Tebingtinggi mobil ambulance menghidupkan sirene dan klakson yang ketepatan sudah lampu hijau.

“Tak terima karena hidup sirene dan klakson dari mobil ambulance, anggota Polantas Polres mencoba menghentikan kenderaan ambulance dengan cara mencabut kunci,” bilang AR.

BACA JUGA:  Dandim 0209/LB Cek Kesiapan Cadangan Ketahanan Nasional

Akibat kejadian itu, keduanya adu mulut sehingga terjadi pemukulan terhadap supir ambulance dan kemudian supir ambulance hendak membalas pukulan anggota Polantas tersebut. Pada saat kejadian tersebut rekan supir ambulance melakukan perekaman dan menyebarkan ke Medsos.

Sedangkan pihak Polres Tebingtinggi mengatakan saat berlangsung mediasi di ruangan Si Propam Polres Tebingtinggi tentang beredarnya video di media sosial antara Personil Sat Lantas Polres Tebingtinggi Brigadir Urat M Pasaribu dengan Supir ambulance milik RS Pamela Zulpan akibat dari kesalahpahaman.

Adapun kronologi kejadian pada saat itu, Brigadir Urat M Pasaribu dan bersama dengan Aiptu Irwansayah melaksanakan tugas di Pos Lantas simpang empat Sudirman Kota Tebingtinggi, Ambulance dari RS Pamela melintas menuju Jalan KF Tandean dengan menghidupkan sirine dan klakson ambulance dan berhenti di Simpang empat yang mana pada saat itu kondisi jalan macet karena jam anak sekolah pulang dari sekolah Karisma di Jalan KF Tandean, sehingga Brigadir Urat M Pasaribu mengatakan kepada supir ambulance tersebut agar jangan bising dan sabar karena masih macet namun supir ambulance mengatakan kepada Brigadir Urat M Pasaribu.

BACA JUGA:  Tolak Angkutan Berbasis Online, Puluhan Supir Angkot Siantar Demo

Kau gak pernah sakit? Brig Urat Pasaribu mengatakan gak dan Supir ambulance mengatakan mudah mudahan nanti kalo sakit langsung mati, mendengar omongan tersebut , Brigadir Urat M Pasaribu langsung mendatangi Supir ambulance dengan terjadi keributan adu mulut sehingga di lerai oleh masyarakat yang melintas.

Bahwa didalam video yang beredar tersebut bukan niat dari Brig Urat Pasaribu untuk memukul Supir ambulance, namun untuk mengambil kunci mobil agar berhenti dan dibicarakan dengan baik baik

“Bahwa pada saat ini sudah dilakukan mediasi dan keduanya sudah saling memaafkan antara Brig Urat M Pasaribu dengan supir ambulance Zulfan bahwa kejadian tersebut karena kesalahpahaman,” jelasnya.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Sarifudin Siagian kepada awak media membenarkan kejadian tersebut dan kejadian itu karena ada kesalahpahaman dari kedua belah pihak. “Sudah diambil jalan mediasi dan keduanya saling damai,” ujarnya. (MP/TIM).

Loading...
loading...

Komentar

Berita Populer