oleh

Hasyim : Momen Imlek Bisa Dimanfaatkan Meningkatkan PAD

MEDAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Hasyim, mengungkapkan momen pergantian kalender Lunar atau Imlek sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Caranya dengan menggelar berbagai event pariwisata dan diagendakan setiap tahunnya. Misalnya dengan menggelar Festival Barongsai, lampion, atau Imlek Fair. Kalau diagendakan tiap tahun, maka akan menarik perhatian wisatawan. Orang akan tahu, oh ini lagi Imlek, di Medan ada acara barongsai ni, ada festival lampion. Orang akan ingat,” ujar Hasyim kepada wartawan di Medan, Rabu (22/1/2020).

Menurut dia, Medan perlu mencontoh Kota Singkawang, Kalimantan Barat, yang menjadikan Imlek sebagai momentum meningkatkan PAD-nya dengan menggelar berbagai event yang merangsang wisatawan datang berkunjung.

Baca Juga :  Kanit Binmas Polsek Medan Baru Ajak Masyarakat Sukseskan Pilpres & Pileg 2019

Begitupun, kata Hasyim, upaya tersebut mestilah didukung jaminan keamanan dan ketersediaan listrik. Berdasarkan tradisi orang Tionghoa, Imlek ini, kata dia, waktunya cukup panjang, mulai tanggal 1 bulan 1 Lunar, hingga Cap Go Meh (hari kelimabelas).

“Jadi rentang waktunya 15 hari. Cap Go Meh itu puncaknya. Saya dorong pihak kepolisian agar meningkatkan patroli dan jaminan keamanan di kota ini,” ucap Hasyim yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini.

Dia menambahkan, peningkatan keamanan perlu dilakukan terutama di tempat-tempat keramaian, pusat perbelanjaan, terminal/stasiun (KNIA, Pelabuhan, Stasiun KA, terminal bus) dan berbagai titik rawan aksi kriminal. “Sebab, trennya angka kriminal akan tinggi pada saat jelang hari besar keagamaan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Akhyar Ajak DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Program #yokbikincantikmedan

Hasyim membeberkan, pada 2017 lalu, Polrestabes Medan menggelar Posko Pengamanan Liong Toba. “Saya kira ini bisa juga diterapkan setiap tahun, disamping juga penjagaan di berbagai vihara atau kelenteng sehingga memberi rasa aman bagi warga yang mau beribadah,” katanya.

Hasyim juga mengingatkan PLN agar tidak melakukan pemadaman dengan dalih apapun. Kalau memang harus melakukan perawatan, silahkan dilakukan jauh hari sebelum Imlek. “PLN hendaknya peka, jangan di saat orang mau ibadah, mati listrik,” pungkasnya.

pasang iklan anda

Komentar

Berita Populer