Judi Tembak Ikan Bermerek MR01 Kembangkan Sayap di Pasar 4 Marelan

  • Bagikan

MEDAN – Lokalisasi judi game tembak ikan di Jalan Marelan Raya Pasar 4 Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Nomor 111, tak takut dengan hukum yang berlaku di indonesia ini.

Pasalnya, judi tembak ikan bermerek MR01 ini kembangkan sayap di sejumlah titik di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Mirisnya, walau sudah memasuki bulan suci ramadhan, tak di hiraukan oleh bandar judi bermata sipit dan berkulit putih ini.

“Judi tembak ikan bermerek MR01 ada puluhan di wilayah hukum polres belawan. Tapi kami warga menilai, polisi hanya menonton begitu saja dan diduga membiarkan bisnis haram itu beroperasi dengan bebas,”keluh warga setempat, pak Ridho (45) kepada wartawan, Senin (12/04/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, Maripatua Purba, SH selaku Praktisi Hukum angkat bicara. Ia meminta Kapolsek Medan Labuhan dan Kapolres Pelabuhan Belawan untuk menutup lokalisasi judi itu dan menangkap bandarnya.

Baca Juga :  Jadikan Raker Sekda Wadah Silaturahmi & Penguatan Program Daerah

“Tak ada alasan bagi Kapolsek Medan Labuhan dan Kapolres Belawan tidak menutup lokalisasi judi itu. Dan apabila Kapolsek Medan Labuhan dan Kapolres Belawan juga tidak mampu menutup lokasi judi itu serta menangkap bandarnya, kita minta Kapoldasu agar segera mengganti,” kata M. Purba kepada wartawan, Senin (05/04/2021).

Pria berdarah batak itu menegaskan, perlu diketahui, bahwa apapun bentuk perjudian di negeri ini tidak diperbolehkan beroperasi, dan ada pidananya. Demikian juga bagi penyedia lapak, ada pidananya.

“Apapun bentuk perjudian di negeri ini tidak diperbolehkan beroperasi dan dilarang oleh pemerintah. Selain dilarang, ada juga pidananya,” terang Purba.

Ia juga menyampaikan, harusnya aparat kepolisian punya malu dengan maraknya berbagai aktifitas perjudian saat ini diwilayah Provinsi Sumatera Utara khsusnya diwilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Baca Juga :  Pelaku Pencuri di Indomaret Ditangkap Polisi, Kerugian Mencapai Rp50 Juta

“Harusnya aparat kepolisian malu atas maraknya perjudian saat ini wilayah Provinsi Sumatera Utara khususnya diwilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Jika judi itu tidak mampu untuk ditutup dan juga tidak mampu untuk menangkap para bandarnya, itu adalah sebuah kegagalan dalam penegakan hukum ditubuh Polri,” tegasnya.

Hingga berita ini di terbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polsek Medan Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan. Walaupun beberapa kali kru ini melayangkan konfirmasi melalui WhatsApp, namun enggan menjawab. (Rendi)

pasang iklan anda
  • Bagikan