Kantor Bappeda Nias Dilalap si Jago Merah, Bupati dan Wakil Bupati Nias Langsung Terjun ke Lokasi

  • Bagikan
Kantor Bappeda Nias Dilalap si Jago Merah, Bupati dan Wakil Bupati Nias Langsung Terjun ke Lokasi

NIAS – Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nias, dijalan Pancasila Kecamatan Gunungsitoli dilalap sijago merah pada Senin (02/08/2021) malam sekitar pukul 19.40 WIB.

Api pertama kalinya diketahui masyarakat yang melintas di depan kantor Bappeda Kabupaten Nias, api terlihat dari lantai II. Masyarakat tersebut langsung minta tolong kepada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Gunungsitoli yang kebetulan tidak jauh dari lokasi Kantor yang terbakar.

Tiga unit mobil Damkar Kota Gunungsitoli ditambah satu unit Mobil Tangki milik BPBD Kota Gunungsitoli tiba di lokasi untuk memadamkan api. Setelah lebih dari satu jam berjibaku, akhirnya api berhasi dipadamkan oleh petugas.

Di lokasi kebakaran Kabid Damkar Kota Gunungsitoli Yusgo Telaumbanua saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi dari masyarakat atas terjadi kebakaran pada pukul 19.40 WIB sehingga terjun langsung kelokasi dan ditambah lagi bantuan dari BPBD Kota Gunungsitoli. “Sumber api berasal dari lantai II kantor BAPPEDA Kabupaten Nias dan menghanguskan 3 ruangan,”ujarnya.

Baca Juga :  Lihat Ruangan Istimewa Napi Gembong Narkoba Di Lapas Narkotika Klas III Langkat

Lanjutnya, atas kejadian ini, tidak ada korban jiwa dan pihaknya telah menerjunkan beberapa unit mobil Pemadam untuk memadamkan api ditambah Damkar dari Kabupaten Nias.

“Hingga saat ini masih belum diketahui secara jelas penyebab kebakaran tersebut,” tandasnya.

Dari pantauan awak media, Bupati Nias Ya’atulo Gulo dan Wakil Bupati Nias Arota Lase, langsung terjun ke lokasi untuk melihat kantor Bappeda yang terbakar.

Dalam kesempatan itu, Bupati Nias Ya’atulo Gulo menyampaikan ucapan terimakasih kepada petugas yang tanggap dalam penanganan kebakaran itu.

“Api berhasil di padamkan oleh pemadam kebakaran yang dibantu warga, TNI dan Polri sekitar Pukul 21.00 Wib dan sumber api masih dalam penyelidikan,” tutup Ya’atulo Gu (Denius)

  • Bagikan