Ketua DPRD Medan Dukung Pesparawi

  • Bagikan
Ketua DPRD Medan Dukung Pesparawi

MEDAN – Ketua DPRD Kota Medan Hasyim, SE mendukung penuh tim Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kota Medan yang akan berlomba di Pesparawi Sumut di Pematang Siantar akhir Nopember mendatang.

“Saya pribadi dan lembaga DPRD Medan mendukung sepenuh nya tim Pesparawi kota Medan, sebab tim ini membawa nama Kota Medan di ajang festival tingkat Sumatera Utara,” kata Hasyim, Jumat (24/9/2021).

Dia juga menyatakan akan membantu kontingen bentukan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Medan itu untuk mendapatkan dana dari Pemko Medan. Menjawab keluhan Ketua Kontingen Pesparawi Medan, MT. Hasugian tentang kekurangan dana, Politisi PDI-P itu menyatakan akan berkordinasi dengan Pemko Medan.

Baca Juga :  Akhyar Puas Pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang Sesuai Target

“Untuk kegiatan Pesparawi Sumut, saya akan coba koordinasi dengan Pemko Medan untuk mengalokasikan dana untuk biaya keberangkatan, logistik dan penginapan kontingen Medan,” ujar nya.

Selain itu, Hasyim juga berjanji akan mengawal anggaran LPPD Kota Medan untuk tahun 2022 yang diposkan di Dinas Kebudayaan. “Jangan sampai di tahun depan juga LPPD kebobolan dan tidak mendapat dana dari APBD. Sayang sekali nanti jika tim Pesparawi yang menang di tingkat Sumut tidak bisa berlaga di tingkat nasional,” ujar nya.

Sebelum nya, Sekretaris LPPD Kota Medan Nimrot Situmeang menyampaikan kepada Ketua DPRD Medan bahwa LPPD Kota Medan pada tahun ini tidak mendapatkan dana dari APBD karena keterlambatan mengajukan anggaran.

Baca Juga :  Sah! Iuran BPJS Batal Naik, Ini Kata DPRD Medan

“Situasi pandemi Cpvid-19 yang membuat tidak ada kepastian akan diadakan nya Pesparawi tingkat Sumut, sehingga LPPD kota Medan terlambat mengajukan anggaran,” jelas Nimrot.

Sedang Ketua kontingen Pesparawi Kota Medan MT. Hasugian dalam penjelasannya mengatakan, kontingen Pesparawi Kota Medan mengikuti 10 kategori lomba dengan jumlah 167 orang. Saat ini para peserta terus giat berlatih di 6 tempat berbeda dengan prokes yang ketat.

“Kami juga mengundang Pak Hasyim untuk sesekali datang melihat peserta latihan karena mereka semua adalah warga kota Medan. Mereka akan sangat bangga jika bapak berkenan datang melihat,” ujar Hasugian dan disetujui oleh Hasyim.

  • Bagikan