KK di Kabupaten Asahan Gunakan Kertas HVS 80 Gram

Gunakan Kertas HVS 80 Gram
Sekretaris Dukcapil Kabupaten Asahan Darmawan saat menujukkan contoh KK dalam bentuk kertas HVS 80 gram ditandai logo barcode yang berada disebelah kanan paling bawah.

KISARAN – Pertengahan bulan Juni 2020 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan akan menggunakan kertas HVS 80 gram menggantikan blanko lama sebagai kartu keluarga (KK).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dukcapil Kabupaten Asahan Darmawan kepada wartawan, Jumat (12/6/2020), saat berada di ruangannya. “Kebetulan juga blanko kepunyaan Kabupaten Asahan akhir bulan Juni sudah habis. Makanya kita buat kertas itu sesuai surat edaran lagi. Karena tidak boleh lagi ada pengadaan untuk blanko,” sebutnya.

Disebutkannya, hal tersebut didasari surat Mendagri No 109 tahun 2019 terkait formulir dan buku tentang kepengurusan administrasi kependudukan. Dikatakan, bahwa masyarakat diharapkan kedepan dalam pengurusan seperti KK, akte kelahiran, surat kematian, surat pernikahan dapat mencetak sendiri dari rumah.

“Dengan persyaratan dilengkapi disertai email lalu datanya akan diulang kembali di dinas. Kemudian masyarakat bisa cetak sendiri di rumah. Menurut surat edaran kertas tidak harus memakai blanko resmi cukup dengan kertas HVS 80 gram. Itu sudah sah diakui negara,” katanya.

Baca Juga :  Kemendikbud RI Percayakan Pemkab Asahan Jalankan Program Sekolah Penggerak

Dijelaskannya lagi, bahwa keaslian KK menggunakan HVS 80 gram ditandai dengan logo barcode. Hal itu berlaku di seluruh Indonesia untuk kedepannya. Dikatakan, terkait teknis sosialisasi ke masyarakat melalui kecamatan beserta perangkatnya sesuai surat edaran Dukcapil Kabupaten Asahan terkait perihal pergantian blanko adminduk.

Ditambahkannya lagi, bahwa tahapan ini nantinya dipastikan jauh dari ranah penipuan. Sebab, lanjutnya, pegangannya tetap pada barcode yang tertera pada kertas HVS 80 gram. Dimana, saat alat khusus dihadapkan tepat ke barcode akan dengan otomatis memunculkan data pemilik kartu dari pusat.

“Kalau ini tidak bisa ditipu. Karena sudah ada barcodenya. Silahkan coba sendiri dengan mengupload aplikasinya dari internet. Gampang kok prosesnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Asahan dan Komunitas Sepeda Gowes Bersama

Terkait KK tersebut, Pemerintah Pusat secara otomatis telah berkordinasi langsung kepada pihak perbankan, kepolisian dan institusi pemerintah lainnya guna memudahkan masyarakat dalam kepengurusan,” tambahnya. (MP/SN)

pasang iklan