Komisi A DPRD Medan Minta Kapolres Belawan Berantas Judi Tembak Ikan di Pasar 4 Marelan

  • Bagikan
Komisi A DPRD Medan Minta Kapolres Belawan Berantas Judi Tembak Ikan di Pasar 4 Marelan
Komisi I DPRD Kota Medan, Rudiyanto Simangunsong S.Pd.

MEDAN – Terkait aktifitas judi ketangkasan tembak ikan dan jackpot di Jalan Marelan Raya Pasar 4 Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Nomor 111, Rudiyanto Simangunsong, S.Pd, Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan meminta Kapolres Belawan untuk memberantas berbagai aktifitas judi tersebut di wilayah hukumnya dan menangkap para bandar.

“Kita minta Kapolres Belawan agar segera menggerebek lokasi perjudian itu di wilayah hukumnya dan menangkap para bandarnya,” katanya kepada Metropublik.com, Kamis (22/04/2021).

Politisi PKS itu menjelaskan, memang judi Tembak Ikan dan Jackpot saat ini sangat meresahkan masyarakat diwilayah Medan Utara (Belawan) maupun di Kota Medan. “Dan kami sudah sering kali menerima keluhan dari warga di Medan Utara tersebut terkait maraknya aktifitas perjudian,” ungkap Rudiyanto Simangunsong.

Baca Juga :  Diiming Iming Nasi & Mie Goreng, Pria Muka Lugu Berhasil Sodomi 2 Bocah

Bahkan, kata dia, ada anggota DPRD lainnya seperti Ibu Margareth MS dari PDIP dan Pak Abdul Latif Lubis dari PKS juga sering menerima keluhan warga terkait maraknya aktifitas judi itu.

“Kami juga merasa risih kenapa judi tembak ikan dan jackpot serta judi lainnya tidak bisa dihentikan di Kota Medan maupun Belawan. Oleh karena itu, seperti yang kami sampaikan sebelumnya kami berharap pihak kepolisian dapat proaktif untuk mengamankan Kota Medan dari judi dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Selain itu, kata dia, warga Medan juga sangat merindukan sosok mantan Kapoldasu sebelumnya, Sutanto, yang mampu menutup berbagai aktifitas judi di Kota Medan dan Sumut pada umumnya.

Baca Juga :  Wong Chun Sen Apresiasi Program Kerja Wali Kota Medan

“Warga Kota Medan sangat merindukan sosok Jenderal Polisi Sutanto yang mampu memberantas berbagai aktifitas perjudian di Kota Medan beberapa tahun lalu,” ucapnya.

Menurutnya, jika judi tersebut dibiarkan terus beroperasi oleh penegak hukum, maka akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, warga akan menyelesaikan sendiri judi itu dengan merusak lokasinya.

“Kan ini sangat bahaya jika warga yang menyelesaikan judi tersebut dilapangan, dan bisa akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan,” terangnya.

Oleh karena itu, tambah dia, ianya yakin pihak kepolisian akan bekerja dengan baik dalam merespon maraknya aktifitas judi tembak ikan dan jackpot tersebut di Belawan maupun di Kota Medan. (Rendi)

pasang iklan anda
  • Bagikan