oleh

KPK Jadwalkan Periksa Dirut PT Mabua Harley Davidson

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Direktur Utama PT Mabua Harley Davidson Djonnie Rahmat terkait kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Djonnie akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Hadinoto Soedigno selaku Direktur Teknik Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HS (Hadinoto Soedigno),” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (4/2/2020).

Dilansir di situs merdeka.com, Djonnie telah memenuhi panggilan penyidik KPK. Dia tiba sekitar pukul 10.15 WIB. Dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di lantai dua Gedung Merah Putih KPK.
1 dari 1 halaman

Baca Juga :  Dodi Alex Nurdin: Media Siber Sangat Efektif Sosialisasi Program Pilkada

Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia (Persero) tahun 2007-2012 Hadinoto Soedigno tersangka kasus dugaan suap pengadaan mesin dan pesawat di PT Garuda Indonesia.

Keduanya diduga menerima suap dari Beneficial Owner Connaught International Pte Ltd Soetikno Soedarjo yang juga pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA). Soetikno juga dijerat sebagai tersangka dalam kasus ini.

Soetikno diduga memberi Rp5,79 miliar kepada Emirsyah untuk pembayaran rumah di Pondok Indah, USD680 ribu dan EUR 1,02 juta yang dikirim ke rekening perusahaan milik Emirsyah di Singapura, dan SGD 1,2 juta untuk pelunasan apartemen milik Emirsyah di Singapura.

Baca Juga :  Kapolda Sumut Ajak Keluarga Besar Pujakesuma Asahan Agar Tidak Terpecah Belah

Sedangkan untuk Hadinoto, Soetikno memberi USD2,3 juta dan EUR477 ribu yang dikirim ke rekening Hadinoto di Singapura. Selain dijerat tersangka suap, Emirsyah Satar dan Soetikno Soedardjo dijerat dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU).(MP/MDC)

pasang iklan anda

Komentar

Berita Populer