Labuhanbatu Darurat Narkoba, Kapoldasu Dan BNNP Sumut Diminta Segera Turun Tangan

Ilustrasi

Labuhanbatu – Labuhanbatu darurat narkoba, hampir di setiap penjuru kota hingga pelosok Kabupaten Labuhanbatu Propinsi Sumatera Utara kini terdapat lokasi-lokasi penjualan narkotika jenis sabu yang dikordinir oleh terduga bandar sabu berinisial DD.

Terkait peredaran narkotika saat ini di negara Republik Indonesia, Kapolri Jenderal Polisi Drs Sigit Prabowo M.Si telah mengeluarkan amanat dengan menyatakan bahwa ” Narkoba Musuh Negara,” bukan itu saja, beliau juga telah meminta seluruh jajarannya mulai dari tingkat Polda, Polres hingga ke Polsek agar segera melakukan pemberantasan narkotika khususnya jenis sabu.

Meskipun orang nomor satu di tubuh Polri itu telah mengeluarkan amanat seperti itu, namun sepertinya hal itu tidak berlaku kepada pihak jajaran Polres Labuhanbatu, sebab hingga hari ini lokasi-lokasi penjualan sabu diwilayah Kabupaten Labuhanbatu masih tetap eksis bahkan kian bertambah.

Kini nasib generasi penerus bangsa yang ada di Labuhanbatu berada diujung tanduk, pasalnya peredaran narkoba jenis sabu didaerah ini bukan hanya telah meracuni orang dewasa, namun sabu ini telah menjalar hingga remaja yang masih menjalani pendidikan ditingkat SMP dan SMA.

Meskipun lokasi-lokasi penjualan sabu ini telah berulang kali dipublikasikan di berbagai media baik cetak maupun online, bahkan acap kali dipublikasikan masyarakat Labuhanbatu melalui media sosial baik Facebook maupun Tiktok, namun hingga saat ini belum juga ada tindakan tegas dari pihak Satres Narkoba Polres Labuhanbatu.

Melemahnya Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Labuhanbatu baik Polri maupun TNI terkait hal ini, menunjukkan bahwa kekuatan jaringan terduga bandar sabu berinisial DD ini memang tak diragukan lagi, sepertinya ia (DD-red) telah menguasai seluruh oknum-oknum APH yang ada di Bumi Ikabina En Pabolo ini.

Baca Juga:  Wali Kota Medan Menerima Hasil Penjelasan Ranperda Inisiatif DPRD Tentang Perubahan Atas Perda Kota Medan No 6 Tahun 2015

Saat ditelusuri, terduga bandar sabu berinisial DD hingga saat ini berada di Lapas Kelas II a Si Borong-borong untuk menjalani hukumannya atas perkara pidanan penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Saat metropublik.com melakukan investigasi dibeberapa titik lokasi peredaran sabu yang berada diseputaran Kota Rantauprapat Selasa (9/7/2024), beberapa pengguna sabu yang tidak mau disebut namanya ini membenarkan bahwa ” Bendera ” bisnis narkoba di Labuhanbatu kini ada ditangan terduga bandar sabu berinisial DD tersebut.

Maka dari itu, bagi siapapun yang ingin mencoba menyaingi bisnis haramnya di Kabupaten Labuhanbatu tanpa menggunakan ” Bendera ” nya maka pihak Satres Narkoba Polres Labuhanbatu akan segera menyikat pesaing tersebut.

Tetapi jika ingin membuka bisnis narkoba jenis sabu itu dengan membawa ” Bendera ” terduga bandar sabu DD tersebut, maka tak ada satupun pihak APH yang akan melakukan tindakan tegas terhadap lokasi tersebut.

Terkait hal itu, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Sopar Budiman saat dikonfirmasi metropublik.com Selasa (9/7/2024) tentang maraknya lokasi peredaran sabu di wilayah hukum Polres Labuhanbatu via pesan singkat whatsapp, beliau hanya membalas dengan sebuah E-motion dengan kalimat ” Pusing ” kepada awak media.

Sedangkan Pasti Intel Kodim 0209/LB Lettu Aswin saat metropublik.com meminta tanggapannya terkait maraknya lokasi peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kabupaten Labuhanbatu dihari yang sama via pesan singkat whatsapp, ia meminta awak media untuk berkordinasi kepada Dansub Kota bermarga Karo-karo atau dengan Dan Unit Intel Kodim 0209/LB.

” Kamu hubungi aja karo2 bos dia Dansub kota,,Kalau ngga Danunit Intel Langsung aja karena mrk Yg di Lapangan.” tulis Aswin via pesan WhatsAppnya

Terpisah, Kapoldasu Brigjen Pol Whisnu Hermawan Febrianto melalui Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi SIK.MH saat dimintai tanggapannya via pesan singkat whatsapp hingga relis ini di kirim ke redaksi belum juga memberikan jawaban.

Baca Juga:  Bobby Nasution: Kontribusi Pemuda Dalam Pembangunan Kota Tidak Bisa Diabaikan

Menyikapi maraknya peredaran narkoba jenis sabu di Kabupaten Labuhanbatu, Putra salah satu warga Rantauprapat berharap kiranya Kapoldasu Brigjen Pol Whisnu Hermawan Febrianto dan BNNP Sumut segera turun tangan untuk mengatasi sekaligus menindak tegas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Labuhanbatu.

Berikut beberapa titik lokasi peredaran narkoba jenis sabu yang dikoordinir oleh terduga bandar sabu berinisial DD :

  1. Kampung Menanti Kecamatan Bilah Hulu terduga pengedar berinisial AT
  2. Dusun Poncep Kecamatan Bilah Hulu terduga pengedar berinisial TN
  3. Aek Nabara Kota terduga pengedar berinisial NN
  4. Aek Riung Sigambal terduga pengedar UD
  5. Jalan By Pass Gudang Lidi terduga pengedar berinisial BG
  6. Dusun Siluman Padang Pasir terduga pengedar berinisial HN/KT
  7. Jalan Nenas Rantauprapat terduga pengedar berinisial IDS
  8. Jalan Padang Bulan Rantauprapat terduga pengedar berinisial DN
  9. Jalan Padang Bulan Rantauprapat terduga pengedar berinisial LIM
  10. Jalan Perisai Rantauprapat terduga pengedar berinisial JG / ML
  11. Aek Matio Rantauprapat terduga pengedar berinisial FR
  12. Kampung Janji Kecamatan Bilah Barat terduga pengedar berinisial RD
  13. Kampung Baru Bilah Barat terduga pengedar berinisial DW.
  14. Kampung Jawa Suka Makmur Terduga Pengedar Inisial TBK.
  15. KH. Dewantara (Bulog) Terduga Pengedar Inisial PM/PK
  16. Desa Kampung Padang Pangkatan Terduga Pengedar Inisial GD.
  17. Tangkahan Amoko Desa Tj Haloban Terduga Pengedar Inisial AJ
  18. Simpang Cisadane Bilah Hilir Terduga Pengedar Inisial HR
  19. Ajamu Kecamatan Panai Hulu Terduga Pengedar Inisial KJ.

20.Kampung Bangunan Padang Matinggi Terduga Pengedar Inisial RK. (RD)