Luar Biasa, Petani Subang Gelar Upacara Bendera HUT RI ke-77 di Sawah

Luar Biasa, Petani Subang Gelar Upacara Bendera HUT RI ke-77 di Sawah

Jakarta – Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 terjadi di seluruh pelosok negeri. Termasuk di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Mereka yang merayakan pun tak hanya di kalangan menengah ke atas, melainkan juga dilakukan kalangan bawah.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Dawuan, Rabu (17/8/2022), perayaan kemerdekaan digelar kalangan petani. Sejumlah petani di wilayah tersebut menggelar upacara bendera di area pesawahan di kawasan Desa Situsari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang.

Penggagas kegiatan tersebut, Dedi Mulyadi mengatakan, upacara HUT RI ke-77 kali ini digelar di area pesawahan yang sedang dicangkul sebagai simbol memerdekakan petani.

“(Upacara) ini sekaligus memerdekakan mereka (petani) untuk tidak bekerja saat 17-an. Berkumpul dengan keluarga dengan bekal yang cukup,” kata anggota DPR RI tersebut seperti dikutip dari akun facebook Kang Dedi Mulyadi.

Baca Juga :  Wali Kota Medan Dukung Polres Pelabuhan Belawan Tindak Tegas Begal dan Geng Motor

Lebih lanjut politisi Partai Golkar tersebut menjelaskan, esensi peringatan hari kemedekaan ini sebenarnya adalah memerdekakan bangsa Indonesia. Dalam lagu Indonesia Raya, kata Dedi, tedapat lirik “Hiduplah Tanahku”, yang bermakna menghidupkan tanah petani dan nelayan.

“Petani mengelola tanah dan air setiap hari. Sehingga mereka layak disebut nasionalis sejati,” kata Dedi.

Masih menurut Dedi, selama ini sebagian orang, terutama dari perkotaan, memahami nasionalisme itu hanya bersifat simbolistik. Setiap hari berbicara tentang Pancasila, memakai baju merah putih dan berteriak soal bela NKRI. Namun perilakunya tidak mencerminkan apa yang dikatakannya.

“Merusak hutan, mencemari sungai dan laut. Perilaku mereka hanya merusak tanah air. Tidak sesuai dengan apa yang selalu diucapkannya itu,” sindir Dedi.

Baca Juga :  Dalam Tempo 1X24 Jam, Polsek Kotapinang Tembak Dua Perampok Spesialis Truk

Menurut Dedi, pada momen hari kemerdekaan ini, para buruh tani diliburkan selama sehari. Mereka pulang dan berkumpul bersama keluarga dan menikmati kemerdekaan dengan bekal yang cukup. Dedi pun memberi uang sebagai bekal untuk petani di Hari HUT ke-77 Kemerdekaan ini. (MP/Red)

pasang iklan