oleh

Masyarakat Miskin di Nisel Menjerit,Harga Elpiji Subsidi 3 Kg Rp 35 Ribu Per Tabung

-Daerah-142 views

METROPUBLIK.COM, NISEL – Harga Gas elpiji subsidi ukuran 3 Kg di sejumlah wilayah di Kabupaten Nias Selatan tergolong sulit diperoleh. Tak hanya itu, masyarakat di daerah ini mengaku resah dengan harga gas elpiji ‘mecekik leher’.

S. Duha (35) mengaku masyarakat Desa Hiliganewe, menuturkan bahwasanya Gas Elpiji 3 Kg yang sudah di Subsidi oleh  Pemerintah, yang seharusnya diperuntukkan buat  orang miskin (menengah kebawah), sudah tidak sesuai, dikarenakan harga Gas elpiji tersebut mencapai Rp 30. 000 sampai Rp 35.000 per tabung. 

“Ini bukan lagi meringankan beban kita sebagai orang miskin, tetapi menambah beban. Kenapa,? harga gas elpiji ukuran 3 Kg sudah diluar kemampuan kita. Akhirnya yang menikmati subsidi itu orang orang elit. Rp 35. 000 pertabung itu sudah tidak sanggup, “tuturnya. 

Selama ini, lanjut Duha,  masyarakat Nias Selatan menggunakan minyak tanah, dimana harganya masih dapat dijangkau dan hemat,” Kemaren di Desa dibagi Gas Elpiji dengan berat 3 kg yang bertuliskan “Untuk Orang Miskin” tapi orang kaya dan pegawai negeri juga menikmatinya. Kita berharap pemerintah cepat merespon terkait harga gas elpiji subsidi tersebut di Nias Selatan khususnya, karena di kwatirkan  agen dan pengecer bekerja sama,  atau mungkin gas subsidi itu sudah dipesan oleh orang orang elit, “Pungkasnya kesal. 

Seperti diketahui, Gas Elpiji berat 3 kg tersebut, telah di Subsidi oleh pemerintah dan diperuntukkan bagi orang orang miskin atau menengah kebawah. Pemerintah juga melarang keras orang kaya (menengah ke atas)  dan ASN menggunakan Gas subsidi tersebut. 

“Kalau di survei, Gas Elpiji subsidi itu di Nias Selatan, yang menikmati orang orang elit,m dan pejabat “Ujar  Ridwan (25)  warga Teluk Dalam kepada Metropublik. 

BACA JUGA:  Aksi Koboy Kadis Kominfo Lamtim Kepada Media Akhirnya Minta Ma'af

Mengetahui hal itu, masyarakat Nias Selatan Memintak kepada pihak Pertamina evaluasi kembali para agen atau memberikan sanksi jika tidak dapat mematuhi peraturan. Supaya upaya pemerintah dalam menyalurkan subsidi kepada orang miskin atau menengah kebawah tepat sasaran. 

Ketentuan ini diatur dalam Pasal 3 ayat (1) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) Tabung 3 Kilogram.

Aturan mengenai sasaran subsidi elpiji ini juga tertuang dalam Pasal 20 ayat (2) Peraturan Menteri ESDM No 26 Tahun 2009. (Dasa Duha).

Loading...
loading...

Komentar

Baca Berita