oleh

Masyarakat Toma: Bawaslu Sumut Biang Kerok Kericuhan di Nias Selatan

METROPBULIK.COM | NIAS SELATAN – Ratusan massa masyarakat Kecamatan Toma, blokir akses jalan menggunakan Damtruck, tepatnya dijembatan Desa Hilisataro Raya Kecamatan Toma,Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa kemarin.

Akibat pemblokiran jembatan tersebut, kendaraan Roda Empat dan Roda dua mengalami kemacetan sejauh kurang lebih 1 KM dari arah Teluk Dalam dan sebaiknya.

Salah seorang massa melakukan orasinya melalui pengeras suara mengatakan pihaknya memintak penegak hukum, agar ketua Panwaslu Kabupaten Nias Selatan segera di adili dan dipenjarakan, menurutnya ketua Panwaslu telah mencederai Pesta Demokrasi di Nias Selatan demi kepentingan parpol.

Tak hanya itu saja, masa juga menuntut, supaya pembukaan kotak suara, tidak hanya dilakukan dikecamatan Toma saja, tetapi ditekankan kepada Bawaslu Sumut, agar pembukaan kotak suara, dilakukan secara keseluruhan khususnya di Dapil lima.

Gayus Duha didampingi Camat dan Kepolisian mencoba melakukan mediasi kepada massa namun tidak bisa berhasil.

Massa melakukan pemalangan jembatan dengan mobil Damtruck, membakar ban bekas, batu dan memapangkan spanduk yang bertuliskan” Bawaslu Sumut A.n Safrida Lubis adalah Biang Kerok kericuhan di Nias Selatan. Lawan dan Copot Safrida Lubis pak, “tulis massa dikertas Karton.
Dari Nias Selatan Metropublik tv Dasa Duha Memberitakan

Loading...
loading...

Komentar

Baca Berita