Melakukan Pencurian, Napi Asimilasi di Hadiahi Timah Panas

  • Bagikan
Napi Asimilasi di Hadiahi Timah Panas

MEDAN – Tim Tekab Reskrim Polsek Percut Sei Tuan di bawah pimpinan Kanit Reskrim Iptu Luis Beltrans S.T.K S.I.K M.H mengamankan satu orang tersangka Narapidana (Napi) Asimilasi yang melakukan pencurian di Jalan PWI Lorong VI, Desa Laut Dendang pada hari Rabu (03/06/2020) pukull 19.30 Wib.

Kanit Reskrim polsek Sei Tuan, IPTU Luis Beltrans mengatakan berdasarkan laporan pengaduan Polisi, LP/1167 /K/ V/2020/SPKT Percut Sei Tuan (29/6/2020) oleh Wandra Josep Saragih korban pencurian sepeda motor Yamaha Zupiter Z di jalan PWI.

“Setelah mengantongi identitas dan ciri-ciri tersangka yang bernama Amri Pulungan (31) warga jalan Pengabdian, Gang Bunga Terompet, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, petugas langsung terjun kelapangan, namun tidak berhasil mengamankan tersangka,”ujar Iptu Luis kepada Metropublik.com, Jumat (05/06/2020).

Lanjutnya, pada hari Rabu (03/06/ 2020) sekitar pukul 19.30 Wib, tim reskrim polsek percut sei tuan mendapat informasi dari masyarakat bahwa napi asimilasi yang melakukan pencurian sepeda motor sekitar dua minggu yang lalu.

Baca Juga :  Pria Berkumis Tebal Tewas Diduga Overdosis Obat Kuat BMW

Mendengar infomasi tersebut, tim polsek percut seituan langsung turun ke lokasi dan mengamankan tersangka napi asimilasi atas nama Amri Pulungan di Jalan PWI, Lorong VI, Desa Lau Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu buah kunci leter T di kantong belakang sebelah kiri tersangka, satu buah Handphone merek nokia, satu buah pingset dan satu celana panjang,”paparnya.

Dikatakannya, dari hasil introgasi pelaku mengakui perbuatannya bahwa telah mencuri sepeda motor Yamaha Jupiter Z bersama temannya yang bernama Angga (DPO). Saat itu korban sedang melintas di Jalan PWI dan sedang mencari orang yang bernama Dodres, kemudian korban ketemu dengan pelaku Amri dan bertanya kepadanya, “ada nampak bang dodres,” lalu Amri menjawab ayuk kita datangi bang Dodres, kemudian Amri dan korban bertemu Angga, lalu Amri turun dan bertanya “dimana bang Dodres,” lalu Angga menjawab “tidak tau,” kemudian korban berjalan mengikuti Amri.

Baca Juga :  Toko Penjual Spearpart & BBM Nyaris Ludes Di Lahap Sijago Merah

Angga membawa pergi sepeda motor korban yang kuncinya dalam keadaan on dan Amri juga meninggalkan korban.

Kemudian mereka ketemu dan menjual sepeda motor korban kepada Faiz seharga Rp.1.200.000,- dan membagi hasil, Amri dapat Rp.500.000,- dan Angga Rp.600.000,- dan Faiz memotong Rp.100.000,-.

“Dari hasil penjualan Amri membeli satu buah handpone nokia dan celana panjang, sisanya di berikan ke orangtuanya dan untuk membeli sabu,”jelas Luis.

Lanjut Luis, pada saat melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan pelaku lainnya tersangka melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Lalu team memberikan tembakan peringatan tapi tersangka tidak mengindahkannya kemudian tim melakukan tindakan tegas dan menghadiahi timah panas di kedua kaki tersangka.

“Selanjutnya tersangka diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara. Kemudian petugas membawa pelaku ke Polsek Percut Sei Tuan untuk di tindak lanjuti,”tukasnya. (mp/batee)

  • Bagikan