Mengenai Data Parkir di Dishub Medan Dinilai Tidak Transparan, Ini Kata Dewan

  • Bagikan

MEDAN – Sangat disayangkan, ketika wakil rakyat ingin mendengarkan penjelasan terkait data parkir dan tentang MoU Bus Trans Metro Deli (BTS), Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Izwar Lubis malah kabur saat ketua Komisi IV, Paul Mei Anton Simanjuntak,SH menskors Rapat Dengar Pendapat (RDP) sementara karena sudah masuk jam istirahat siang (Isoma).

Adapun RDP yang dilakukan oleh Komisi IV DPRD Kota Medan menyangkut koordinasi dengan Dishub Medan dalam membahas data-data yang sudah diserahkan oleh Dinas ke Komisi IV DPRD Medan antara lain, Bidang Perparkiran (SPT) Parkir dan lokasi tepi jalan umum). Pelayanan Pengujian Kenderaan Bermotor setelah pelaksanaan pelayanan menggunakan Smart Card dan MoU Penyelenggaraan Angkutan Massal Perkotaan antara Dirjen Perhubungan Darat, Gubernur Sumut dan Wali Kota Meda di ruang Banggar lantai II gedung DPRD Kota Medan, Senin (15/3) kemarin.

Anggota DPRD kota Medan, David Roni G Sinaga, SE yang juga politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan, kepada wartawan menjelaskan sangat menyayangkan dan kesal ketika di RDP Kadishub Kota Medan diminta untuk menjelaskan secara rinci data-data lokasi parkir yang ada di kota Medan dan juga rincian mengenai MoU BTS yang sebelumnya sempat dipertanyakan oleh anggota DPRD Kota Medan dari Dapil IV Kota Medan ini.

Baca Juga :  DPRD Medan Minta Pemko Periksa Oknum Kepling Yang Diduga Pungli

” Sudah sampai 3 (tiga) kali dia (kadishub medan-red) kita panggil untuk bawak data parkir, tapi gak pernah di bawaknya, apa yang kita minta. Ada apa?, kenapa dia takut menunjukkan data parkir sama kita?,”bilang David Roni Sinaga, sambil mengatakan akan memanggil ulang kembali Kadishub Medan tersebut.

David Roni G Sinaga yang saat ini duduk di komisi IV DPRD Kota Medan menerangkan kembali, MoU pada BTS yang ada pada nya, disebutkan, pada point (3) tentang Pihak Ketiga dimana mempunyai tugas dan tanggungjawab seperti dijelaskan pada bagian a yakni pihak ketiga melaksanakan Kesepakatan Bersama pelaksana perencana, pembangunan dan pengoperasian angkutan umum perkotaan. g. Membuat dan menegakkan aturan manajemen kebutuhan lalu lintas dalam mendukung operasional Angkutan Umum perkotaan, h. Bersinergi dalam mengintegrasikan pelayanan angkutan umum perkotaan.

” Jadi sudah jelas disebutkan tugas dan tanggungjawab Kadishub Kota Medan terkait keberadaan Bus Trans Metro Deli (BTS), namun ketika kita pertanyakan apa pertanggugjawaban Kadishub Medan mengenai perawatan Bus penggangkutan massal tersebut, Kadis terkesan buang badan dan mengaku tidak menjadi tanggungjawab Dishub Medan,” terang politisi dari Partai PDI Perjuangan kota Medan ini lagi.

Baca Juga :  Ketua DPRD Medan Minta Pemko Kaji Anggaran Tambahan Bawaslu

Hal yang paling membuat kesal wakil rakyat dari Dapil IV kota Medan ini lagi ketika Komisi IV serius membahas terkait kinerja Kadishub Medan, ketika break untuk istirahat mengingat waktu Isoma, Kadishub Medan malah memanfaatkan situasi dengan kabur dan ketika RDP dibuka kembali, yang tinggal hanyalah Kabid dan staf Dishub Medan.

” Dipertengahan RDP dia (Kadishub Medan) kabur, sementara beberapa pertanyaan belum terjawab,”sebut David Roni Ganda Sinaga kesal.

David Roni G Sinaga juga beranggapan bahwa Kadishub medan tidak transparan mengenai data-data parkir di kota Medan.

Sementara, amatan wartawan ketika itu, RDP tentang Kinerja Dishub Medan tetap berlanjut meskipun tanpa kehadiran Kadishub Medan yang tidak lagi muncul usai break.

Sementara itu, Kadishub Mdan Izwar Lubis saat dikonformasi wartawan terkait ketidakhadiran dirinya usai break RDP di komisi IV mengatakan bahwa disaat jam yang sama dirinya juga sedang menghadiri kegiatan diluar, sehingga mengutus Kabid dan staff nya untuk melanjutkan pertemuan dengan Komisi IV DPRD Kota Medan.

“Memang di jam yang sama saya harus menghadiri kegiatan dinda, makanya saya tugaskan Kabid dan staff saya untuk tetap tinggal di Banggar saat itu,”terang Kabid dari balik ponselnya.

  • Bagikan