oleh

Miris..! Jalan Menuju Objek Wisata Baloho Teluk Dalam Rusak Parah

-Daerah-36 views

METROPUBLIK.COM | NIAS SELATAN – Jalan Fahuwusa Laia Menuju Objek Wisata Baloho Teluk Dalam, Kabupaten Nias, Selatan Sumatera Utara, tepatnya arah Simpang jalan baru, mengalami kondisi sangat memprihatikan, Selasa (28/5/2019).

Jalan lingkar ini, diketahui ramai dilalui masyarakat, khususnya ketika hari minggu disaat orang akan beribadah dan para pegawai Camat Teluk Dalam.

“jalan ini ramai dilalui warga, terlebih akses menuju kantor Camat. Kalau ada keperluan warga, ya melalui jalan ini,”Ujar Ama Warni Halawa (45) warga setempat.

Baca juga: Angkot Masuk Saluran Irigasi di Simalungun, 1 Orang Tewas

Sebelumnya jalan ini sudah pernah ditanam pohon pisang oleh warga setempat, lanjut Halawa, sebagai bentuk protes kepada pemerintah supaya jalan ini diperhatikan dan setidaknya dicari solusi lain jika belum mencukupi anggaran.

“Kan ada solusi lainnya, seperti ditimbun atau lubang lubang itu ditambal supaya tidak lagi memakan korban,”Ucapnya dengan nada kecewa kepada pemerintahan Nias Selatan yang ada saat ini.

Namun itupun, hingga saat ini terkesan dicuekin pemerintah dan belum ada tanda tanda perbaikan.

Ironisnya malah diutamakan pemerintah membangun drainase pada tahun 2018, saluran Parit itu juga tidak berfungsi malah menambah genangan air sebagai tempat bibit jentik – jentik. “Begitulah kalau asal asalan.” kata Halawa mengahiri.

Baca juga: Polisi Ciduk Pelaku Penyebar Video Runing Teks

Ditempat terspisah, warga lainnya H. Laia, (50) mengatakan kondisi kota adalah gambaran atau sebagai wajah Nias Selatan ini sendiri. Menurutnya pemerintah setidaknya benar – benar bisa meriasnya sehingga para wisatawan juga punya kesan positif saat berkunjung didaerah ini.

“Kota Teluk Dalam ini, ya wajahnya Nias Selatan. Apa lagi akan menggelar Sail Nias 2019, jadi apa yang mau kita promosikan. Apakah yang kita bangun ini sudah punya daya jual, sudah berapa tahun dipromosikan namun tidak ada.”Kata Laia dengan nada kesal.

Pantauan awak media Metropublik.com, kondisi jalan sepanjang kurang lebih 500 meter dihiasi berbagai macam ukuran lubang dan genangan air dan dikawatirkan masyarakat akan menimbulkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) jika hal itu tidak segera ditangani oleh dinas terkait.

Baca juga: 2 Perampok Modus Rental Mobil di Tembak Polisi

Ironisnya lagi, proyek drainase (saluran Parit) yang dibangun pada tahun 2018 itu tidak berfungsi, bahkan kuat dugaan akan timbul masalah baru seperti munculnya macam penyakit seperti DBD. (Dasa Duha).

Loading...
loading...

Komentar

Baca Berita