Modus Transaksi Narkoba di Warkop, 4 Pria ini Tidur di Penjara

  • Bagikan

METROPUBLIK.COM, P.SIANTAR –Polisi membongkar modus jual-beli ganja dengan modus transaksi di warung kopi. Modus ini dilakukan untuk mengelabui polisi.

Keempat orang pelaku yakni, Suwondo alias Ondo (44) warga Jalan Merpati, Kelurahan Sipinggol-Pinggol, Kecamatan Siantar Barat, Baharuddin alias Pak Gatot (67) warga Jalan Rajamin Purba, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, Bayu Savandi Damanik (39) warga Jalan Teratai Ujung, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar dan Seven Manik (19) warga Jalan Karang Anom, Kelurahan Panei Tongah, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun. Keempatnya ditangkap saat asik menghisap ganja seberat 11, 1 gram di salah satu warung kopi di Jalan Merpati, Kelurahan Sipinggol-Pinggol, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar.

“Kita ungkap dari perkara ganja dan kita temukan barang bukti dari pelaku Bayu 1 paket ganja di samping kaki kirinya kemudian kita lanjut ke Ondo ditemukan bungkus rokok Lucky strike berisi 6 paket ganja, 1 paket ganja dari bawah kaki nya dan uang kontan Rp.10 ribu dari kantong depan celana, kemudian dari bawah bangku tempat Seven duduk didapat 1 Paket Ganja, dari kantong belakang sebelah kanannya ada 2 lembar kertas tiktak dan dari depan meja Pak Gatot didapat 1 batang rokok yang sudah di campur ganja,” kata Kasat Narkoba Polresta Siantar, AKP Eduar ke metropublik.com, Kamis (14/2/2019).

Baca Juga :  Bocah SD Menjadi Budak seks Ayah kandungnya, Kanit PPA Masih Menunggu Hasil Visum

Modus operandi yang dilakukan para pelaku dengan cara menyembunyikan ganja seberat 11,1 gram itu di warung kopi. Saat itu, Masyarakat menginformasikan, bahwa diwarung kopi tersebut sering di gunakan untuk tempat teransaksi dan menghisap ganja.

Setelah dilakukan pengintaian, ternyata benar ada 4 orang laki-laki sedang berpesta ganja di dalam warung kopi tersebut. Dari sana, polisi langsung menangkap keempat pelaku yang berada di dalam warung.

“Yang kita amankan total seberat 11,1 gram ganja kering,” ujarnya.

Atas perkara jual beli ganja tersebut, keempat pelaku disangkakan Pasal 114 ayat 2 dan 111 ayat 2 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun penjara. (MP/Rizal Siregar).

  • Bagikan