Nekat Curi Batrai Tenaga Surya Mercusuar, Pelaku Berhasil Diciduk Oleh Petugas Ditpolair Poldasu

BELAWAN – Gila benar aksi yang dilakukan Ruslan (33) bersama- sama rekannya, pasalnya mereka nekat mencuri baterai penyimpan tenaga surya mercusuar milik Navigasi Belawan yang berada di daerah perairan Nipa Larangan Belawan.

Akibat aksi para pelaku, Navigasi mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Keterangan yang diperoleh, aksi warga Uni Kampung, Kecamatan Medan Belawan ini diketahui setelah adanya laporan dari pihak Navigasi Belawan ke Dit Polair Poldasu yang mengaku kehilangan baterai penyimpanan daya untuk menghidupkan lampu mercusuar.

“Sebelumnya, kita menerima laporan adanya pencurian baterai penyimpan tenaga surya untuk menghidupkan lampu mercusuar dari pihak distrik Navigasi. Tim langsung melakukan penyelidikan ada empat orang pelaku pada, Sabtu (13/7), lalu kita berhasil mengamankan satu orang pelaku bernama Ruslan,” ucap Kasubdit Gakkum Kompol Jenda Kita Sitepu SH kepada sejumlah wartawan, Selasa (16/07/2019) siang.

Baca Juga :  Jurtul KIM Warga Sukadamai Dibekuk Tekap Polsek Firdaus

Selain mengamankan pelaku Dit Polair Poldasu juga berhasil mengamankan barang bukti baterai dan sebuah sampan.

“Ada dua belas baterai tenaga surya yang mereka curi, yang sebelas sudah mereka jual. Kalau menurut keterangan pihak Navigasi harga satu baterai ini mencapai Rp 30 juta,” ujar Kompol Jenda Sitepu SH.

Lebih lanjut Jenda Sitepu mengatakan, dalam menjalakan aksinya para pelaku melakukan tindak kekerasan terhadap penjaga menara mercusuar.

“Sebelum beraksi para pelaku terlebih dahulu menyekap penjaga mercusuar, lalu mereka membawah hasil curian dengan menggunakan sampan,” ujarnya.

“Untuk penyidikan awal, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksinya. Namun, kita terus melakukan penyelidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Ruslan kepada wartawan mengaku kalau dirinya baru pertama kali dan hanya menunggu di sampan.

Baca Juga :  Polsek Kramatwatu Polresta Serang Kota Jelaskan Tragedi Pembacokan Siswa

“Baru kali ini aku ikut mencuri itu bang, waktu beraksi aku hanya nungguin sampan bang. Kami jual baterai itu sekilonya hanya Rp 7000 dan uangnya habis untuk beli makanan sehari- hari aja bang,”ucap Ruslan.

Saat ini pelaku terancam Pasal 35 KHUP dengan ancaman penjara diatas 5 tahun. (MP/Hen)

pasang iklan