oleh

Nias Utara Tampilkan Fanumba Golu Pada PRSU Tahun 2020 di Medan

NIAS UTARA – Menghadapi pelaksanaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang akan digelar di Medan pada bulan Maret mendatang, Pemerintah Kabupaten Nias Utara melalui Dinas Pariwisata menampilkan Pagelaran ” Fanumba Golu ” salah satu Budaya Kabupaten Nias Utara, Kamis (27/2/2020).

Untuk menyukseskan Pagelaran Fanumba Golu dimaksud Dinas Pariwisata sedang memantapkan personil sebanyak 28 orang sebelum diberangkatkan ke Medan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nias Utara, Bazisokhi Hulu, kepada Metropublik.com menjelaskan saat ini personil yang akan menampilkan atraksi ” Fanumba Golu ” sedang berlatih agar saat melakukan tugasnya pada kegiatan PRSU nanti benar-benar sudah mapan.

Baca Juga :  Bacakada Nias Utara Pasangan Fodela Serahkan Dokumen Pendukung di KPU

“Anggaran untuk mengikuti PRSU 2020 sangat terbatas yakni Rp. 275. 000.000 (Dua ratus tujuh puluh lima juta rupiah) namun Kabupaten Nias Utara tetap ikut ambil bagian dan menampilkan Pagelaran Budaya pada PRSU tahun ini,”ujar Bazisokhi Hulu.

Selain itu, lanjutnya, Nias Utara juga akan nenampilkan Tari Sekapur Sirih khusus untuk penyambutan tamu yang datang. Dari tolal anggaran senilai 275 juta tersebut digunakan untuk pembiayaan mulai dari latihan personil hingga sampai melaksanakan event tersebut.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya pada kegiatan PRSU seperti ini sebenarnya produk-produk unggulan dari nias utara dipromosikan sehingga mudah dikenal oleh masyarakat luas. Kita berharap kepada masing-masing OPD yang menerima undangan untuk turut serta menampilkan produk unggulannya pada kegiatan tersebut,”jelasnya.

Baca Juga :  Kemenpar Gelar Sosialisasi Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona

Dijelaskannya, pelaksanaan PRSU ini berlangsung selama satu bulan yang dimulai dari tanggal 20 Maret sampai 20 April 2020 mendatang. Sementara jadwal untuk Pagelaran Budaya dari nias utara masih menunggu kepastian jadwal dari Panitia.

“Kegiatan PRSU seperti ini tiap tahun dilaksanakan, oleh karenanya diharapkan dapat memberikan dampak positif di Nias Utara, sebab kabupaten nias utara tetap mengeluarkan biaya ratusan juta setiap mengikuti PRSU,” pungkasnya. (MP/Man)

Komentar

Berita Populer