oleh

Nurul Akhyar Ajak Jamah Pengajian Boru Lubis Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah

MEDAN – Pelaksana tugas (Plt) Ketua TP PKK Kota Medan, Hj. Nurul Khairani Akhyar, menghadiri pengajian rutin boru lubis yang diadakan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (28/1/2020) siang. Mengenakan baju gamis berwarna putih dan hijab dengan warna senada Nurul yang saat itu juga hadir bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Medan, Ismiralda Wiriya Alrahman .

Pengajian yang juga dihadiri oleh ini rutin digelar setiap bulannya oleh perhimpunan boru Lubis ini bertujuan untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sekaligus juga meningkatkan Ukhuwah Islamiyah diantara sesama boru Lubis.

Baca Juga :  Ihwan Ritonga Ajak Masyarakat Jemur di Sinar Mata Hari

Pengajian ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Seluruh kaum ibu yang hadir mengikuti pengajian mendengarkan setiap lantunan ayat suci Al-Quran dengan penuh khidmat dan khusyuk. Setelah itu kemudian dilanjutkan dengan taushiah yang disampaikan oleh Al-Ustad, Adlianshah.

Nurul dalam sambutannya mengatakan pengajian dan taushiah yang dilakukan hari ini diharapkan dapat menambah ilmu dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini memberi manfaat bagi kita semua dan menambah ilmu bagi kita semua dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari khususnya dalam menghadapi era globalisasi seperti saat ini,” kata Nurul.

Selain pengajian, pada kesempatan itu, puluhan peserta juga diberikan botol air minum isi ulang (tumbler). Pembagian tumbler ini dikatakan Nurul Khairani Akhyar sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemko Medan dalam upaya menekan penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Komisi III Minta DPMPTSP Berikan Data Akurat Izin Indomaret dan Alfamart

“Dengan menggunakan tumbler ini untuk mewadahi air minum kita, diharapkan kita para ibu turut membantu program Pemko Medan yang saat ini tengah gencar-gencarnya mengurangi sampah plastik yang selama ini penyumbang paling banyak di tempat pembuangan akhir sampah,” harapnya.

Komentar

Berita Populer