oleh

Overdosis di New D’blues, Pengunjung Tewas

METROPUBLIK.COM, MEDAN – Seorang pria bernama Fadli Ahmad Simamora (FAS), Warga Tapanuli Selatan (Tapsel), menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bunda Thamrin di Jln Sei Batang Hari, Kel Babura Sunggal, Kec Medan Sunggal, Selasa (7/3) menjelang subuh.

Sebelum meninggal, korban yang masih ketinggian datang bersama pacar dan teman-temannya ke tempat hiburan malam New D’blues yang terletak di Komplek Milenium Plaza Jln Kapten Muslim, Lingk IV, Kel Dwikora, Kec Medan Helvetia untuk nyambung.

“Korban (FAS) masuk pukul 04.00 WIB dan 20 menit kemudian keluar ditolong teman-temannya,” Kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, kemarin.

Informasi diperoleh wartawan menyebutkan, korban yang diduga sudah kebanyakan mengkonsumsi narkoba jenis ineks dari tempat hiburan lain, memesan room untuk dapat menikmati musik. Beberapa menit kemudian korban tiba-tiba mengeluh kesakitan dan tubuhnya merasa kedinginan.

Kabar ini pun menyebar cepat lewat pesan singkat aplikasi WhatsApp (WA) yang di barengi dengan foto, korban
dengan posisi telentang ditutupi selimut biru, dengan mata sedikit terbuka dan ada dua tangan orang yang memegang dibagian kening dan dagu.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Trila Murni yang dikonfirmasi melalui aplikasi WA menjawab, saat ini masih dilakukan lidik. “Anggota saat ini masih di lapangan untuk lidik,” ujar Trila singkat.

Sementara itu, Panit Reskrim Polsek Medan Helvetia Ipda Sahri Sebayang yang ditemui usai melakukan Lidik di TKP sekitar pukul 16.15 WIB, mengatakan sudah melakukan penyelidikan di lokasi.

“Kalau untuk dari pihak mereka (tempat hiburan) sudah kita ambil keterangan,” kata Sebayang.

Sebayang menjelaskan bahwa yang diduga korban, katanya hanya masuk ke dalam tempat hiburan itu sekitar 45 menit pagi tadi dan tak lama kemudian ia keluar.

“Dia memang ada datang katanya, hanya 45 menit di dalam. Terus dia keluar dengan posisi di bopong. Tapi kita tidak ketemu korban di lokasi. Nah kita cek ke salah satu rumah sakit ternyata sudah tidak ada orangnya,” ungkap Sebayang.

“Inilah mau kita cek lagi di tempat lain. Mau kita telusuri lagi dimana korban. Pokoknya kalau sudah ada kita kabari,” jelas Sebayang.

Loading...
loading...

Komentar

Baca Berita