Paul Meminta Plt Walikota Medan Evaluasi Kinerja Lurah Sei Putih Tengah dan Copot Keplingnya

Evaluasi Kinerja Lurah Sei Putih Tengah dan Copot Keplingnya

MEDAN – Dampak berdirinya bangunan De’Glass Residance, di Jalan Gelas Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah Kota Medan, membuat rumah warga banyak material bangunan yang jatuh menimpa rumah mereka. Selain itu, dinding tembok rumahnya juga retak-retak. Jarak antara bangunan dengan rumah warga juga sangat dekat 3 meter, Rabu (29/4/2020).

Warga mengeluh dengan adanya pembangunan tersebut. Hal ini juga telah mereka laporkan kepada kepling, namun tidak di tanggapi pengaduan itu. Sejak tahun 2017 saat De’Glass Residance mulai dibangun, tidak pernah melibatkan warga tetangga, termasuk meminta tandatangan dari mereka, namun tiba-tiba bangunan sudah berdiri dan telah memiliki IMB.

Mendengar pengaduan warga Jalan Gelas tentang kinerja Kepling yang tidak mau peduli terhadap keluhan warganya, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak. SH menyarankan kepada warga Jalan Gelas untuk menyurati komisi 1 DPRD Medan agar memanggil Kepling dan merekomendasikan untuk memecat. Sebab, dinilai sebagai pengayom warga sudah tidak lagi dilaksanakan dan cenderung jabatan selaku Kepling dijadikan alat untuk mencari keuntungan dan kekuasaan.

Baca Juga :  DPRD Medan dan Kemenkumham Sumut MoU

“Kalau saya selaku anggota DPRD Medan yang juga ketua Komisi 4, meminta kepada Plt.Walikota Medan melalui Camat Medan Petisah untuk mengevaluasi kinerja Kepling dan bila perlu memecat. Sebab, selaku Kepling, tidak mampu menunjukkan netralitas, apalagi ketika warga nya menghadapi masalah, kepling malah seakan tidak berfungsi apa-apa,” tegas nya sambil mengatakan, akan menyurati kembali pengembang De’Glass Residance terkait perizinan dan dampak-dampak lingkungan akibat pembangunan gedung yang akan dibangun 26 lantai itu.

pasang iklan