oleh

PDAM Tirta Umbu Dituding Gunakan Obat Pembasmi Rumput Gramoxone

-Headline, Nias-133 views

NIAS – Salah seorang pemilik akun facebook Herry Zega menuding PDAM Tirta Umbu menggunakan obat pembasmi rumput bermerek Gramoxone.

Diketahui, status yang di sebarluaskan oleh pemilik akun facebook Herry Zega di group #ONONIHATOLA bertuliskan “ D duga air PDAM Tirta Umbu di gudang air desa binaka tercemar obat pembasmi rumput Gramoxone. Sejak kemarin Sabtu, 15-02-2020 air dari PDAM Tirta Umbu Binaka, berbau obat pembasmi rumput Gramoxone, padahal sebelumnya tidak pernah seperti ini. Sistem penyaringan air PDAM Tirta Umbu, Binaka juga tidak baik, air tidak terfilter dgn baik,”tulis akun facebook Herry Zega yang di posting, Minggu (16/2/2020) pukul 20.34 wib.

Dalam status tulisannya tersebut di akun facebook group #ONONIHATOLA langsung ditanggapi serius oleh sejumlah netizen.

Baca Juga :  Perwakilan Suku Batak Dukung Poldasu Tangkap Pelaku Penghinaan di Medsos

Menanggapi hal tersebut, Dirut PDAM Tirta Umbu, Junius Ndraha sangat menyayangkan status Herry Zega di sebuah group facebook. Ianya tidak menyangka bahwasanya seorang pendeta yang sedianya memberitakan Firman Tuhan dan tentunya dapat di teladani ucapannya.

“PDAM Tirta Umbu dalam pelaksanaan kegiatannya merujuk pda standar kegiatan operasional pengelolaan spam, termasuk dalam memberikan bahan kimia, yang kami gunakan adalah bahan kimia berupa kaporit untuk membunuh kuman dan sejenisnya serta Tawas/PAC (Flocculator) untuk mengumpulkan kotoran-kotoran dalam proses penjernihan,”ujar Junius Ndraha kepada Metropublik.com, Senin (17/2/2020).

Dikatakannya, pemberian kaporit dengan takaran standar kesehatan tetap akan berasa, namun ianya menjamin dan memastikan aman untuk kesehatan serta sudah melalui uji Laboratorium yang sudah dilakukan setiap tahunnya.

Baca Juga :  Kompol Victor Ziliwu Sosialisasikan Aplikasi Polisi Kita di Gereja Lyman Munson

“Sehubungan dengan status ini, menurut kami sangat serius dan menjadi perhatian kami untuk melakukan investigasi internal tentang keberadaannya. Serta meminta kepada Bapak Pendeta Herry Zega untuk dapat segera mengklarifikasi atas tuduhannya tentang penggunaan bahan kimia selain yang digunakan PDAM mengingat penjelasannya sangat konferhensip dan seolah-olah sudah pernah melakukan penyelidikan tentang hal itu,”tegasnya.

Junius Ndraha juga menegaskan bahwasanya apa bila benar tudingan Herry Zega akan segera melakukan stop operasi di sumber Binaka karena membahayakan hidup para pelanggan.

“PDAM Belum sempurna untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan, namun semaksimal mungkin kami lakukan sesuai kemampuan perusahaan. Dan ini merupakan perhatian kita bersama,”tandasnya.

Redaksi media online Metropublik.com mencoba melakukan konfirmasi kepada Herry Zega, namun ianya tidak menjawab. (MP/Red)

Komentar

Berita Populer