Pedagang Pasar Simpang Limun Ucapkan Terimakasih pada Kapolda, Diapresiasi FWP

  • Bagikan
Pedagang Pasar Simpang Limun Ucapkan Terimakasih pada Kapolda, Diapresiasi FWP

MEDAN – Ratusan pedagang dan security Pasar Simpang Limun menyampaikan rasa terimakasih kepada Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak, atas keberhasilan anggotanya dalam pengungkapan perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun.

“Kami sangat merasa senang dan bangga atas keberhasilan Polda Sumut dalam mengungkap aksi perampokan toko emas beberapa minggu lalu. Keberhasilan  polisi tentu membuat kami lega, dan tidak merasa was was lagi. Terimakasih Pak Panca,” ujar Posma, Jumat (17/9), mewakili para pedagang.

Posma juga berharap agar para pelaku diberikan hukuman yang setimpal, yang memberikan efek jera, sehingga tindak kriminal yang dilakukan para pelaku tidak terulang kembali.

“Sekali lagi saya mewakili para pedagang di Pasar Simpang Limun mengucapkan terima kasih atas kinerja pihak kepolisian yang telah membekuk para pelaku perampokan yang menjarah dua toko emas di Pasar Simpang Limun Medan,” ucap Posma.

Baca Juga :  Akhyar Apresiasi BCA Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat

Hal senada juga diungkapkan Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Zulkifli. Ia mengapresiasi kinerja pihak kepolisian yang dengan cepat mengungkap kasus perampokan tersebut.

“Ya, patut diberi apresiasi. Dalam tempo yang singkat, hanya hitungan beberapa minggu saja, polisi sudah mampu mengetahui identitas para pelaku dan kini juga telah berhasil meringkus para pelakunya. Salut untuk kinerja kepolisian, khusus Polda Sumut,” ucap Zulkifli, seraya menyatakan, agar pelaku diberikan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku.

Seperti diketahui, kelima tersangka yang diamankan, masing-masing: Farel (21), warga Jalan Garu I Gang Manggis Medan Amplas; Hendrik (38), warga Jalan Paluh Kemiri Lubuk Pakam; Paul (32), warga Jalan Menteng VII Gang Horas Medan Denai; Prayogi alias Bejo (26), warga Jalan Bangun Sari Lingkungan II Medan Johor, serta Dian.

Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra memaparkan, ide perampokan itu disampaikan oleh tersangka Hendrik kepada tersangka Dian. Hendrik meminta Dian untuk mencari orang. Kemudian setelah dipertemukan ada 3 orang masing-masing Paul, Farel dan Prayogi alias bejo.

Baca Juga :  Tidak Pakai Masker, 16 KTP Warga Disita

Ide soal lokasi Pasar Simpang Limum ini, juga kata Kapolda, dari tersangka Hendrik.

“Kemudian sebelum pelaksanaan, mereka melakukan observasi. Peninjauan ke lapangan kapan itu? Tepat pada tanggal 25 Agustus 2021 sekitar siang hari,” beber Kapolda.

Tersangka Paul, Farel, Prayogi mendatangi pasar atau pajak Simpang Limun melihat sasaran, menentukkan dan memperhatikan toko yang akan jadi sasarannya.

“Kemudian setelah itu mereka kembali dan melaporkan hasil observasinya kepada saudara Hendrik. Dan direncanakanlah pelaksanaan kegiatan pada besok harinya,” terang Kapolda.

Kemudian kendaraan, dua kendaraan yang digunakan adalah hasil pencurian. Adapun total barang bukti mas yang dirampok pelaku sebesar 6,8 kilogram atau senilai Rp6,5 miliar.

Editor : Rendi Gulo

  • Bagikan