Pemko Medan Gelar Pelatihan Membatik

Pemko Medan Gelar Pelatihan Membatik

Medan – Selama sepuluh hari warga Kota Medan yang tergabung dalam Industri Kecil Menengah (IKM) telah mengikuti pelatihan membatik yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Perindustrian di Ardhina Batik, Jalan Bersama Gang Musyawarah, Kelurahan Bantan, Medan Tembung. Para peserta pelatihan ini pun telah memiliki kemampuan dasar serta keterampilan membatik.

Selanjutnya setelah mengikuti pelatihan membatik ini 20 orang peserta yang tergabung dalam IKM diharapkan dapat mengembangkan kemampuan membatiknya, sehingga program Wali Kota Medan Bobby Nasution yakni Satu Kelurahan Satu Sentra Usaha (Sakasanwira) dapat segera terwujud.

Salah seorang peserta yang mengikuti pelatihan, Fitri Mardiani mengaku selama pelatihan membatik ini mendapatkan banyak ilmu, dimana sebelumnya kami hanya ibu rumah tangga kini sudah memiliki bekal pengetahuan membatik.

“Setelah mengikuti pelatihan membatik dengan bekal pengetahuan yang dimiliki, kita dapat mencoba membuat atau mengembangkan usaha kecil di bidang sandang khususnya membatik. Ataupun jika belum memiliki modal dapat membuat batik untuk dipakai diri sendiri dan keluarga,” jelas Fitri usai mengikuti pelatihan membatik, Senin (25/7).

Fitri Mardiani juga mengaku awalnya dirinya tidak bisa membatik. Namun setelah mengikuti pelatihan dan ini kali keduanya sekarang sudah bisa dan memiliki keterampilan membatik. Dalam pelatihan ini menurutnya, materi yang disampaikan pelatih sangat jelas dan mudah untuk dicerna dan langsung dapat di praktekkan.

“Saat ini saya sudah bisa membuat batik dengan berbagai motif, diantaranya motif batik yang saya buat langsung adalah motif Batak Toba, Melayu dan Batak Karo,” sebutnya.

Baca Juga :  Pjs Wali Kota Medan Gowes Sepeda Bersama Jajaran Dinas Kebersihan dan Pertamanan

Fitri Mardiani menambahkan kedepannya diharapkan Pemko Medan dapat terus membuat pelatihan membatik seperti ini, karena bagi ibu-ibu rumah tangga dapat mudah membuatnya. Disamping itu jika dapat mengembangkan usaha membatik maka dapat juga membantu perekonomian keluarga.

Sementara itu, Instruktur membatik, Edy Gunawan sekaligus pemilik Ardhina Batik mengungkapkan bahwa selama pelatihan para peserta begitu sangat antusias mengikuti tahap demi tahap dari proses membatik. Selain itu materi yang disampaikan juga mereka cepat cerna dan tidak sedikit dari mereka yang bertanya.

“Selama pelatihan para peserta diberi materi membuat pola, mengunting kain dan perebusan kain. Mereka sangat antusias mengikuti pelatihan membatik ini,” bebernya.

Kemudian Edy Gunawan menjelaskan dari seluruh peserta ada beberapa orang yang paling fokus dan sangat tertarik dengan membatik. Ketertarikan ini menjadikan motivasi dirinya untuk membuka usaha baru membatik. “Kedepannya kami berharap Pemko Medan dapat terus memfasilitasi warganya untuk dapat mengembangkan diri khususnya dalam hal membatik. Sebab tidak sedikit dari mereka yang ingin membuka usaha baru membatik,” Sebutnya.

Sebelumnya penutupan Pelatihan Membatik yang dihadiri Anggota Komisi III DPRD Medan Fraksi PKS, Irwansyah, Kadis Perindustrian diwakili Sekretaris Dinas Zulfisyah Yanda, Kabid Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian Linda Mora, dan Sekretaris Camat Medan Tembung Anshari Hasibuan ini ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.

Baca Juga :  Bobby Nasution: Jangan Jadikan Anak Uji Coba

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Perindustrian menjelaskan bahwa pelatihan membatik ini merupakan tingkat dasar. Digelarnya pelatihan ini sebagai sarana untuk pengembangan UMKM dan guna mewujudkan Satu Kelurahan Satu Sentra Usaha (Sakasanwira) sesuai dengan program Pak Wali Kota Medan.

“Pelatihan ini dapat meningkatkan Peluang usaha dan peluang kerja di bidang sandang melalui peningkatan inovasi produk industri batik. Artinya batik Medan dapat terus dikembangkan melalui pelaku IKM,” jelasnya sembari berharap kepada Anggota DPRD Medan kedepannya menambahkan anggaran untuk membuat pelatihan membatik lanjutan.

Sementara itu Irwansyah Anggota Komisi III DPRD Medan yang menutup pelatihan membatik tersebut mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat baik, karena dapat membantu masyarakat untuk membangkitkan perekonomian melalui keterampilan membatik.

“Pelatihan membatik ini salah satu sarana untuk membangkitkan perekonomian yang diwadahi Pemerintah Kota. Oleh sebab itu kami mengapresiasi dan berharap kedepannya peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat mengembangkan kemampuannya,” tandasnya. (MP/Rendi)

pasang iklan