oleh

Pengendara Yamaha Nmax Kontra Dengan Kereta Api, Dua Luka Luka

TEBINGTINGGI – Akibat kurang hati hati mengendarai sepeda motor dan mencoba menerobos palang kereta api yang sudah tertutup, pengendara dan penumpang sepeda motor jenis Yamaha Nmax 3207 NAS di serempet kereta api penumpang Putri Seribu U 63 tujuan Kisaran menuju Medan di Jalan Cemara tepatnya di perlintasan Kereta Api Lingkungan VII Kelurahan Rambong Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, Selasa pagi (11/2/2020).

Tidak ada korban jiwa meninggal atas kejadian tersebut namun kedua pengemudi sekaligus penumpang mengalami luka luka sehingga di larikan ke rumah sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi untuk menjalani perawatan itensip.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi melalui Kanit Laka Aiptu K Napitupulu membenarkan kejadian tersebut terjadinya lakalantas antar sepeda motor dangan kereta api penumpang jurusan Kisaran Medan. “Untuk sementara kerugian mencapai jutaan rupiah, kini barang bukti sepeda motor Yamaha Nmax sudah diamankan di Satuan Lalu Lintas Polres Tebingtinggi,” jelasnya.

Baca Juga :  Peduli Covid-19, Kombes Pol Monang Bagikan Sembako

Identitas pengemudi sepeda motor diketahui bernama Yosep Silitonga (23) warga Jalan Stek Beringin Kelurahan Tebingtinggi Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi.

Sedangkan temannya, Herry Aksara (35) warga Jalan Cemara Gang Keluarga Kelurahan Tebingtinggi Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi.

“Kedua korban yang mengalami luka luka sudah ditangani pihak Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi,” papar Aiptu K Napitupulu.

Menurut Aiptu K Napitupulu dari keterangan beberapa saksi menyatakan sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut sepeda Motor Yamaha Nmax BK 3207 NAS datang dari arah Sei Segiling menuju arah Simpang Cemara.

Setibanya di TKP pengemudi Sepeda Motor Yamaha Nmax BK 3207 NAS menerobos plang pintu Kereta Api yang sudah tertutup dan selanjutnya berhenti di dekat perlintasan tanpa memperhatikan datangnya Kereta Api yang datang melaju dari arah Kisaran menuju arah Medan.

Baca Juga :  DPC Hanura Santuni 5 Orang Pengurus Yang Meninggal

“Langsung kereta api dengan kecepatan tinggi membentur sepada motor bagian depan, sehingga kedua korban terjatuh ke samping rel setelah terseret beberapa meter bersama kendaraannya,” terang Aiptu K Napitupulu. (MP/TIM)

pasang iklan anda

Komentar

Berita Populer