Pengobatan Masal di Rutan Labuhan Deli Terlaksana Dengan Baik

  • Bagikan
Pengobatan Masal di Rutan Labuhan Deli Terlaksana Dengan Baik

BELAWAN – Rotary Club Medan Deli, Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia dengan menggandeng pihak rumah sakit Columbia, RS Gigi dan Mulut Prima, Fakultas Kedokteran Gigi Umpri, dokter Methodist menggelar bakti sosial berupa pengobatan masal di Rutan Labuhan Deli, Minggu (29/09/2019) pukul 09.30 wib.

Kepada Metropublik.com, Karutan Labuhan Deli, Nimrot Sihotang dalam sambutannya sekaligus membuka tanda dimulainnya kegiatan pengobatan masal tersebut mengucapkan terimah kasih kepada yayasan moralitas, rotary club, rumah sakit columbia dan kesehatan gigi dan mulut Umpri yang telah memilih rutan labuhan deli sebagai tempat untuk melakukan kebaikan melalui pengobatan masal bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

“Kami bisa pastikan bahwa didalam rutan saat ini sudah jauh lebih baik dari hari kemarin dan kami tetap berharap akan lebih baik lagi dihari yang akan datang. Dalam kesempatan ini perlu kami jelaskan beberapa pembinaan kegiatan kemandirian yang kami lakukan bagi WBP dirutan labuhan deli ini, diantaranya berupa kegiatan doorsmeer, laundry, merangkai papan bungan, service AC, perbengkelan (mekanik mesin), pembuatan sapu lidi dan nanti pada tanggal 3 Oktober mendatang kita akan ada penandatangan MOU untuk pembuatan sapu yang nantinya akan dieksport ke Dubai dengan dibantu oleh Ibu Lena pemilik RS Bandung Medan,” ujar Nimrot.

Baca Juga :  5 Jenis Teh Herbal Ampuh Membantu Proses Detoksifikasi dalam Tubuh

Dikatakannya, saat ini pihaknya juga sedang melakukan penanaman jagung dilahan seluas 4 hektar. Lahan tersebut milik kelompok tani Desa Helvetia yang diberikan kerutan untuk kegiatan WBP.

“Ada 50 orang WBP kita yang produktif, kita libatkan disana dan mereka nantinya akan diberikan upah, semua biaya operasionalnya kita ambil dari koperasi pegawai rutan labuhan deli,”pungkasnya.

Sementara itu mewakili panitia pelaksana pengobatan masal, Brilian Muktar mengatakan WBP yang saat ini ada dibina didalam rutan tidak semua jahat, hanya mereka tersesat dalam memilih langkahnya.

“ Maka itu kita harapkan nantinya, jika mereka nantinya keluar karena sudah menghabiskan masa hukumannya, saudara kita ini semua kita harapkan harus menjadi orang baik. Terimah kasih kepada pihak rutan labuhan deli, yang telah memberi kesempatan kepada pihak yayasan, rumah sakit serta tim-tim medis yang telah diperkenankan untuk berbuat kebaikan pada hari ini, sebab tanggung jawab dirutan ini sangat besar, hilang atau lepas saja satu orang warga binaan dari dalam rutan, maka akan berdampak sekali bagi petugas didalam rutannya,” ungkap mantan anggota DPRD Sumut selama 2 periode tersebut.

Baca Juga :  Waspada! Ini Tanda Gejala Bila Hati Kamu Penuh Dengan Racun

“ Ini adalah yang pertama kali saya menginjakkan kaki dirutan labuhan deli dan saya lihat bagus, rapi dan tertib semoga rutan ini bisa menjadi rutan percontohan yang baik nantinya,”sambungnya dengan mengakhiri.

Terpisah, salah seorang dokter dari Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prima Medan, DR, Drg, Molek, MM pada wartawan saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengobatan masal didalam rutan menangani kesehatan gigi dan mulut.

“Ada sekitar 58 dokter yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, terdiri dari dokter umum, dokter gigi dan dokter spesialis kulit dan dalam,” ungkapnya. (MP/Rendy)

  • Bagikan