oleh

Polres Serang Berhasil Tangkap Pelaku Penggelapan Sepatu Milik PT PWI

SERANG – Personel Polres Serang, Polda Banten berhasil menangkap dua orang pelaku penggelapan sepatu milik PT. PWI.

Saat ditemui, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar melalui Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP.B/206/VIII/2020/Res Serang/SPK A,tgl 06 Agustus 2020.

“Personel Polres Serang berhasil menangkap dua orang pelaku penggelapan sepatu milik PT PWI, dimana penangkapan ini berdasarkan laporan polisi pada tanggal 06 Agustus lalu. Dan untuk kejadiannya terjadi pada hari Kamis, tanggal 30 Juli 2020 sekitar jam 22.30,” kata Mariyono di dampingi Kasat Reskrim saat acara Press Conference di Aula Sarja Arya Racana Polres Serang, Senin (27/09/2020).

Baca Juga :  Petani Mengeluh, Pupuk Subsidi Langka di Agen

Lanjutnya, adapun dua orang pelaku tersebut ialah TP dan AS yang berprofesi sebagai supir ekspedisi.

“Adapun kronologis penangkapannya yaitu personel Polres Serang melaksanakan pemeriksaan terhadap saksi, kemudian diketahui tersangka sebagai ekspedisi. Dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara intensif dalam kasus ini, dan pada tanggal 25 september 2020 diidentifikasi barang bukti dengan jumlah 2.226 pasang Sepatu Merk NB yang berada dilokasi Pasar Kemis, kemudian tanggal 26 September 2020 Pelaku ditangkap oleh Satreskrim Polres Serang,” jelas Mariyono.

Mariyono menambahkan bahwa modus pelaku tersebut yaitu dengan sengaja tidak mengirimkan paket sepatu tersebut ke Tanjung Priok.

“Modus tersangka memang sengaja tidak mengirimkan sepatu tersebut ke Tanjung Priok dan tersangka juga melamar ke Ekspedisi menggunakan KTP palsu,” tambah Mariyono.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI Ke 73, Kecamatan Batanghari Nuban Adakan Festival Budaya

Terkait kasus ini, Mariyono mengungkapkan bahwa pelaku melanggar Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan. Dan PT PWI sebagai pelapor mengalami kerugian sebesar ratusan juta.

“Terkait kasus ini, tersangka melanggar Pasal 372 KUHP Tentang Penggelapandan dan tuntutan pidana untuk tersangka 4 tahun kurungan penjara,” ungkap Mariyono.

“Adapun untuk jumlah kerugian dalam kasus ini sekitar Rp 500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah), dan untuk barang bukti itu sendiri sudah ada yang terjual dengan nominal uang Rp 150. 000.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah),” ujar Mariyono. (Rendy)

pasang iklan anda

Komentar

Berita Populer