oleh

PPN Nias Utara Kunjungi Korban Kebakaran Rumah di Tetehesi Sorowi

NIAS UTARA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah yang dialami keluarga Amosi Zalukhu alias ama Ida Zalukhu, warga Desa Tetehesi Sorowi, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, dimana rumah korban dilahap sijago merah pada Rabu (11/12/2019) dinihari sekitar jam 03.00 subuh, Pemuda Peduli Nias (PPN) DPC Nias Utara turun kelokasi kebakaran.

Selain melihat kondisi rumah korban, rombongan PPN Nias Utara yang dikoordinir oleh Sekertaris DPC Bryman Nazara didampingi oleh Koordinator Bidang Humas Mr Dubay Nazara serta beberapa koordinator bidang lainnya, memberikan bantuan kepada korban berupa Beras, Mie Instan, Telur dan beberapa amplop berisikan uang untuk membantu keluarga korban yang sedang mengalami musibah.

Baca Juga :  Alami Sakit Buerger, Dandim 0209/LB Berangkatkan Ahmad Putra Habibi Kerumah Sakit Putri Hijau

Kepada Metropublik.com, Kamis (12/12/2019), Sekertaris DPC PPN Nias Utara, Bryman Nazara mengatakan kunjungan ini adalah bentuk rasa sosial kepada seluruh warga yang mengalami berbagai musibah khususnya di wilayah Kabupaten Nias Utara ini.

“Ya, hal ini sebagai kepedulian kita kepada warga yang mengalami musibah. Kita sebagai pemuda dan masyarakat harus saling peduli dengan satu sama lainnya,”ucap Bryan.

Kunjungan PPN tersebut disambut baik oleh korban bersama keluarga dengan penuh suka cita tak lupa mengucapkan terimakasih yang sebesar-bersarnya atas waktu dan keringanan langkah PPN di lokasi kediaman mereka yang hanya tinggal abu dan arang itu.

Amosi Zalukhu mengatakan, ianya bersama keluarga sangat berterima kasih kepada bapak/ibu yang merelakan waktunya, terlebih-lebih atas segala bentuk bantuan yang diberikan.

Baca Juga :  3 Pilar Kota Sidimpuan Tingkatkan Pendisiplinan Pemakaian Masker

“Semuanya ini tidak ada balasan dari kami, kiranya Tuhan membalasnya kepada bapak/ibu dan seluruh Pengurus serta anggota PPN. Kami berharap agar Pemerintah Kabuapten Nias Utara dapat tergerak hatinya dan mau memperhatikan kondisi yang sedang kami alami ini,”ujarnya.

“Kami tidak punya apa-apa lagi, harta benda sudah tidak ada lagi. Terlebih-lebih baju sekolah dan buku anak-anak saya juga telah hangus terbakar.”pungkasnya.(MP/Man)

pasang iklan anda

Komentar

Berita Populer