oleh

Rahmati Daeli: Kita Lagi Menjalani Pemeriksaan di Polda Sumut

GUNUNGSITOLI – Terkait Pembangunan Puskesmas Mandrehe Barat, Sumatera Utara, yang dikerjakan oleh PT.Biduri Jaya Lestari dengan nilai kontrak Rp. 4.634.000.000,00. (Empat Miliar Enam Ratus Tiga Puluh Empat Juta) T.A.2018 yang bersumber dari APBD yang diduga jadi sarat korupsi, Kepala Dinas Kesehatan Nias Barat, Rahmati Daeli mengakuinya bahwasanya kasus tersebut masih dalam pemeriksaan di Polda Sumatera Utara.

“Kita lagi menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Utara,”ujarnya dengan singkat lewat via whatsApp, Selasa (15/10/2019).

BACA JUGA: Pembangunan Puskesmas Mandrehe Barat Diduga Beraroma Korupsi

Sementara itu, Bupati Nias Barat Faduhusi Daely mengaku kasus ini telah dilaporkan ke Polres Nias. “Kalau masalah pembangunan puskesmas mandrehe barat itu sudah ditangani oleh pihak Polres Nias,”kata Bupati Nias Barat baru-baru ini.

BACA JUGA:  Tolong! Banjir Setinggi Lutut Orang Dewasa Dalam Rumah

Ditempat terpisah, Ketua DPC Garda Bela Negara Nusantara – Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (GBNN-LPRI) kota gunungsitoli, Siswanto Laoli mengapresiasi dengan Keterbukaan kadis kesehatan Nias barat.

“Kita apresiasi jawaban kadis kesehatan nias barat. Artinya, beliau sudah faham tentang aturan dari permasalahan tersebut, semoga ke depannya beliau lebih hati – hati lagi dan memberikan dukungan penuh kepada PPK atau bawahannya yang menangani program kerjanya,”cetus Siswanto. (MP/TIM)

Loading...
loading...

Komentar

Berita Populer