oleh

Runing Teks SPBU Hina Presiden dan Ketum PDIP, Polisi Periksa 5 Saksi

METROPUBLIK.COM | MEDAN – Pasca hebohnya runing teks SPBU hina Presiden Republik Indonesia dan Ketua Umum PDI Perjuangan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Pasar 3, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Jumat (24/5/2019) kemarin, kepolisian polres pelabuhan belawan telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

“Ya, kita sudah periksa 5 orang saksi yang terdiri dari satpam, pengawas dan karyawan SPBU.”Ujar Kapolres Pelabuhan Belawan kepada Metropublik.com melalui pesan whatsApp, Sabtu (25/5/2019).

Baca juga: Video Hina Jokowi dan Megawati Hebohkan SPBU Marelan

Dikatakannya, petugas masih memiliki kendala yaitu password running teks tersebut masih bawakan pabrik yang belum pernah diganti oleh ITE SPBU, sehingga semua orang dapat membobolnya dengan mudah.

“Kita berusaha untuk mencari siapa yang melakukan video penghinaan Presiden dan Ketum PDIP tersebut.”Pungkasnya.

Baca juga: Amankah Channel Youtube Melakukan Sub4Sub

Diketahui, pada jumat (24/5/2019) beredar video runing teks penghinaan Presiden Republik Indonesia dan Ketua Umum PDI Perjuangan tepat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Pasar 3, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sumatera Utara. (Rendy)

Loading...
loading...

Komentar

Baca Berita