oleh

Setengah Jam Dilanda Hujan, Kota Nias Selatan Kebanjiran

-Daerah-61 views

Setengah Jam Dilanda Hujan, Kota Nias Selatan Kebanjiran

NIAS SELATAN | METROPUBLIK.COM – Kurang lebih setengah jam kota Teluk Dalam dilanda hujan deras, membuat sebagian jalan raya di kota Nias Selatan ini digenangi banjir, tepatnya didepan BPK Tesalonika dijalan ponegero tak jauh dari SPBU dan didepan rumah Makan BPK Mari Rasa, Senin (27/5/2019).

Menurut informasi warga sekitar, langganan banjir tersebut tidak mengherankan lagi, sebab kejadian tersebut, sudah bertahun tahun, namun hingga saat ini belum ada tanda – tanda perbaikan atau solusi dari pemerintah.

“Itu sudah tidak heran lagi masyarakat, khususnya kami yang tinggal di daerah ini, semestinya pemerintah segera mencari solusi,”Imbuh Gowasa.

Baca juga: Runing Teks SPBU Hina Presiden dan Ketum PDIP, Polisi Periksa 5 Saksi

Ini akibatnya, lanjut pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini, kalau bangunan drainase dikota Nias Selatan dibangun asal jadi oleh pemerintah melalui rekan kerjanya (pemborong).

“Kita lihatlah posisi drainase itu, masa lebih tinggi dari jalan raya, dan rata – rata drainase (Parit) di Nias Selatan ini dibangun asal jadi saja, seperti di jalan Baloho itu. Artinya, ini Kurang pengawasan dari pemerintah khususnya pemerintah Nias Selatan, “Tungkasnya.

Kota Nias Selatan Kebanjiran

Menurut amatan wartawan Metropublik.com, genangan air dijalan raya tersebut tinggi mencapai lutut orang dewasa, akibat luapan dari drainase yang tidak mampu menampung ketika hujan lebat melanda kota Teluk Dalam.

Baca juga: Puluhan Massa Kembali Geruduk Gudang KPUD Nisel Berakhir Anarkis, 2 Anggota Kepolisian Terluka

Selain itu, beberapa kendaraan roda dua dan empat mati mendadak ditengah jalan akibat banjir itu dan sedikit macat. Namun beberapa pegawai kebersihan, terlihat singgap mencoba membersihkan sampah yang ada didalam Parit untuk mengurangi luapan air ke jalan raya dan warga.

Salah seorang warga Teluk Dalam mengenakan baju ASN (40) dan namanya enggan disebutkan. Dalam hal ini, pemerintah daerah, melalui dinas terkait supaya segera mencari solusi. Disamping itu juga, masyarakat setempat harus mendukungnya penuh.

“Selain Pemerintah, masyarakat juga harus ikut ambil andil dalam pembangunan dengan tidak membuang sampah didalam Parit (Drainase) lucunya Parit sudah dibangun pemerintah ehh malah ditutup masyarakat dengan bangunnya,”Katanya kesal.

Baca juga: Medsos WhatsApp dan Facebook Tak Bisa Digunakan

Menurutnya, dalam hal ini, Pemerintah harus mengambil tindakan tegas khusus melalui dinas terkait, seperti Perizinan, lingkungan hidup dan instansi lainnya. Artinya semua para OPD harus sinkron dan bersinergi. (Dasa Duha)

Loading...
loading...

Komentar

Baca Berita