Sudah Vonis, MF Masih Ditahan di Polsek Medan Kota Jaksa Ngaku Belum Masukkan Dalam Daftar Kirim

  • Bagikan
Sudah Vonis, MF Masih Ditahan di Polsek Medan Kota Jaksa Ngaku Belum Masukkan Dalam Daftar Kirim
MF harus menahan sakit didalam jeruji besi Mapolsek Medan Kota, Senin (08/11/2021). (Jhonson/mpc)

MEDAN – Pria yang masih belia ini, MF (20) warga Kecamatan Sunggal, harus menahan sakit didalam jeruji besi Mapolsek Medan Kota, Senin (08/11/2021). Pasalnya, pihak Kejaksaan Negeri Medan belum mengirimkan MF ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Anak.

Informasi diperoleh, MF ditangkap personil kepolisian Polsek Medan Kota terkait dengan kasus penggelapan. Usai ditangkap, selanjutnya berkas MF pun dikirim ke pihak kejaksaan dalam hal ini Kejari Medan. Usai diterima pihak kejaksaan, MF pun di sidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Akibat perbuatannya, MF di vonis PN Medan dengan hukuman 2,5 tahun penjara. Namun, sangat disayangkan karena begitu divonis pihak kejaksaan, MF tak kunjung juga dikirim ke LP Anak. Hingga saat ini, MF masih ditahan di RTP Polsek Medan Kota.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Asrol Rambe SH saat dihubungi via telepon seluler mengaku, memang yang bersangkutan ditahan di Polsek Medan Kota. “Kalau sudah vonis, berarti statusnya itu narapidana (Napi). Untuk selanjutnya, bisa dikoordinasikan dengan jaksanya,” kata Asrol Rambe.

Baca Juga :  Bobby Nasution Tetapkan 6 Titik Lokasi Percontohan Kawasan Bebas Sampah

Disinggung mengenai masa tahanannya, Asrol Rambe mengaku, selama satu tahun ditahan di Polsek Medan Kota masa tahanan MF tetap dipotong terhitung setelah ditangkap dan ditahan. “Masa tahanannya tetap dihitung juga,” akunya.

Sementara itu, Buhario Saragi SH yang menangani kasus MF saat dihubungi via telepon seluler mengaku, memang benar dirinya yang menangani kasus tersebut.

Saat disinggung terkait kenapa MF belum dikirim ke LP Anak, Buhario Saragi menerangkan, bahwa MF belum masuk dalam daftar kirim saat itu ditambah lagi tahun kemarin masa Pandemi Covid-19 dan mencegah terjadinya penyebaran Virus Corona.

“Memang benar belum dikirim dan tidak masuk dalam daftar kirim ke Lapas/Rutan. Secepatnya akan kita kirim ke Lapas/Rutan,” terang Buhario Saragi.

Baca Juga :  Video : Detik-detik Perampokan Bersenjata BRI Cabang Bone Sulawesi Selatan

Terkait masa tahanan, Buhario Saragi mengaku, bahwa MF akan tetap dihitung masa penahanannya. “Tetap dihitung masa tahanan MF walaupun dia ditahan di Polsek Medan Kota,” jelasnya.

Ronny Anto (42) warga Kecamatan Medan Sunggal, saudara MF, meminta, agar adiknya diproses secara hukum dan dimasukkan ke dalam LP Anak.

“Kalau bisa adek saya dimasukkan ke dalam LP Anak karena masih dibawah umur. Memang adik saya bersalah tapi kalau bisa adik saya diperlakukan seperti manusialah adik kami itu,” pintanya.

Hal senada disampaikan Fitria Ramadhani (24) kakak MF. Fitria Ramadhani menuturkan, adiknya semakin hari semakin kurus dan menderita penyakit kulit.

“Kalau bisa secepatnya adik saya itu dipindahkan karena sudah setahun ditahan di Polsek Medan Kota. Kasihan adik saya itu karena semakin lama semakin kurus dan menderita sakit kulit,” ungkapnya.

Penulis : Jhonson Siahaan
Editor : Redaksi

  • Bagikan