Tabloid Apple Daily Tetap Suarakan Kebebasan Pers di Hongkong

Suarakan Kebebasan Pers di Hongkong

HONGKONG – Tabloid Apple Daily berjanji akan terus menyuarakan kebebasan pers di Hong Kong meskipun Jimmy Lai, sang pemilik, ditangkap oleh kepolisian dibawah UU Keamanan Nasional baru yang diterbitkan oleh Pemerintah China. Pada Selasa (11/8), mereka bahkan memasang foto Jimmy Lai dalam keadaan tangan terborgol yang tengah dijemput oleh pihak kepolisian sebagai headline mereka.

“Apple Daily harus terus berjuang,” judul headline tabloid tersebut, dilansir dari Reuters pada Selasa (11/8).

“Doa dan dukungan dari para pembaca dan penulis membuat kita percaya bahwa selama masih ada pembaca, penulis akan masih terus ada, dan oleh karena itu Apple Daily akan terus berjuang.”

PBB Sebut Bantuan 50 Ribu Ton Tepung Gandum Tiba di Beirut dalam Waktu 10 Hari

Baca Juga :  100 Hari Kerja Kapolri, 1.864 Kasus Diselesaikan Dengan Restorative Justice

Jimmy Lai, yang lahir di China daratan, yang masuk secara ilegal ke Hong Kong melalui sebuah kapal ikan saat dirinya masih berusia 12 tahun, merupakan salah satu aktifis pro demokrasi terpenting yang kerap melontarkan kritik keras terhadap Partai Komunis yang berkuasa di Beijing.

Penangkapannya menuai kecaman dari berbagai pihak pro demkrasi, baik dalam dan luar Hong Kong, dan menimbulkan kekhawatiran akan berhentinya kebebasan yang dijanjikan oleh Beijing saat bekas koloni Inggris tersebut dikembalikan ke China pada tahun 1997 silam.

Di bawah UU yang diberlakukan di Hong Kong mulai 30 Juni tersebut akan menjatuhkan sanksi hingga seumur hidup bagi siapapun yang dianggap membahayakan situasi politik China.

Pemerintah Hong Kong dan China menyebut UU tersebut sangat diperlukan untuk mengembalikan tatanan kehidupan usai adanya gelombang protes anti pemerintah yang berlangsung selama berbulan-bulan sejak tahun 2019 lalu yang terjadi karena munculnya kekhawatiran bahwa China secara perlahan berupaya mengikis kebebasan rakyat Hong Kong.

Baca Juga :  Dewan Pers Menang, Mahkamah Konstitusi Tolak Seluruh Gugatan Uji Materiil UU Pers
pasang iklan