oleh

Tiga Ribu Suara Edward Hutabarat Hilang

Laporan Edward Hutabarat di terima langsung oleh staf Bawaslu Kota Medan bernama Ikbal.

METROPUBLIK.COM | MEDANEdward Hutabarat ketika ditemui wartawan di Kantor Bawaslu Kota Medan, Jumat, (10/5/19) usai melaporkan kejadian yang terjadi di Kantor Camat Medan Helvetia pada Kamis malam (9/5/19), atas dugaan hilangnya sebanyak 3000 suaranya usai perhitungan oleh PPK di Kantor kecamatan Medan Helvetia menjelaskan, sangat kecewa atas kinerja PPK Kecamatan Medan Helvetia yang diduga tidak netral, sebab, hasil suara dari perhitungan DA1 berubah ketika DA1 yag sudah di print oleh PPK hendak akan ditanda tangani oleh masing-masing saksi partai.

Edward mengaku sebanyak 3000 suaranya diduga sengaja digeser kepada kandidat dari partai PDI P dengan nomor urut 7 untuk caleg kota Medan dari Dapil 1, yang meliputi Kecamatan Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Petisah dan Medan Baru.

” Saya sangat kecewa atas kejadian yang menimpa saya, mengetahui adanya kecurangan tersebut saya langsung laporkan ke KPU dan Bawaslu Kota Medan, karena 3000 suara untuk Kota Medan sudah sangat besar, kita tidak tahu apakah itu ada kesilapan atau kecurangan, kita tidak tahu inilah yang mau cari tahu,” terang Edrward yang mengaku meraih total suara di Dapil 1 sebesar 9173 kepada wartawan,Jumat (10/5/2019).

Lanjutnya lagi, jika dikurangi 3000 di kecamatan Helvetia, dimana suara yang diraih oleh Edward Hutabarat di Kecamatan Medan Helvetia, 4923 suara, sementara suara nomor urut 7 saat itu, meraih suara sebesar 995. ” Nah, setelah di lembaran print DA1 terjadi perubahan suara untuk kandidat no urut 7 dari Partai PDI P Kota Medan menjadi 4795 suara, dan suara saya menjadi 1923 suara,” ucap caleg Petahana dari partai PDI Perjuangan Kota Medan ini.

Untuk itu, Edward Hutabarat mengaku sudah melaporkan juga permasalahan ini ke DPC partai PDI Perjuangan Kota Medan dan meminta agar suara yang diperolehnya melalui KPU dan Bawaslu dapat di kembalikan lagi seperti semula. Sebab Edward percaya bahwa KPU dan Bawaslu dapat bekerja secara profesional. (Red)

Loading...
loading...

Komentar

Baca Berita