Tol Seksi I Resmi Difungsikan

  • Bagikan
Tol Seksi I Resmi Difungsikan

BELAWAN – Secara resmi, Tol Seksi I yang menghubungkan Medan – Binjai telah difungsikan, Kamis (10/3) pukul 07.00 WIB. Beroperasinya tol tersebut telah mengitegrasi ruas jalan yang menghubungan Medan – Kaualanamu – Tebingtinggi (MKTT) dengan Belawan – Medan- Tanjungmorawa (Belmera).

Pengoperasian jalur secara resmi ditandai dengan dibukanya ruas jalan sepanjang 4,2 kilometer (km) yang menghubungkan Helvetia – Marelan – Tanjungmulia tepatnya di pintu Tol Marelan oleh PT Hutama Karya (HK) bersama PT Jasa Marga.

Project Direktor PT Hutama Karya Pembangunan Jalan Tol Seksi I, Hestu Budi Husodo mengatakan, pembangujan jalan Tol Seksi I menghubungkan dengan Tol Belemera, dengan pengoperasian ini dapat mengintegrasi bagi pengguna jalan tol untuk menuju ke Belawan, Kualanamu dan Tebingtinggi.

“Untuk masalah tarif tol masih dibahas. Jadi kita masih bersifat sosialisasi kepada masyarakat tanpa tarif untuk satu ruas ini saja (Tanjungmulia – Marelan),” katanya.

Mengenai arus lalu lintas bagi pengguna jalan, diperkirakan rata – rata mencapai 21 ribu kendaraan yang melintas per-hari. Hal ini sangat membantu untuk mengurangi kemacetan di Kota Medan, karena jalur tersebut sudah menghubungkan Medan – Belawan ke Binjai dan Kualanamu. 

Baca Juga :  Cegah Virus Corona, Ketua DPRD Medan Minta ASN Pemko di Rapid Test

“Jadi peningkatan volume kendaraan nantinya akan meningkat mencapai 20 hingga 30 persen. Karena selama ini jalur belum bisa dilalui langsung dari Binjai ke Tebingtinggi, sekarang ini sudah bisa dilalui langsung,” ungkap Hestu.

Disinggung mengenai masalah konstruksi pembangunan, Hestu mengakui tidak ada kendala. Sebab, konstruksi sudah tèrselesikan semua dan telah mendapat sertifikat layak operasi dan izinnya telah turun dari Kementrian PUPR.  

Sementara, Teddy Rosadi selaku Kepala Divisi Regional Nusantara PT Jasa Marga mengatakan, dengan dibukanya arus Tol Tanjungmulia – Marelan – Helvetia diperkirakan akan dilintasi 6 ribu kendaraan akan membantu pengurangan kepadatan lalu lintas bagi kendaraan yang akan keluar di pintu gerbang Tol Tanjungmulia.

“Kita perkirakan sekitar 20 persen kendaraan yang akan keluar dari pintu Tol Tanjungmulia akan langsung melintas ke simpang susun menuju Binjai. Karena sebelumnya, kendaraan yang mau ke Binjai harus keluar dulu dari Tanjungmulia, dengan dibuka inilah akan mengurangi kepadataan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemko Medan Dukung Perekrutan Petugas PPK

Mengenai investasi ruas jalan Medan – Binjai pembangunannya dilakukan oleh PT Hutama Karya selaku investornya Sehingga jalan tersebut menghubungan tiga ruas jalan tol antara Belmera, MKTT dan Medan – Binjai yang menyambung dengan ruas jalan yang dikelola oleh PT Jasa Marga.

“Jadi, untuk MKTT sendiri sudah kita perkirakan ada 30 ribu kendaraan yang melintas, sehingga dengan dibukanya jalur ini akan mempengaruhi kenaikan secara jangka panjangnya. Tapi untuk saat ini kenaikan mencapai 1 persen peningkat arus lalu lintas dan ini pasti akan naik secara bertahap,” sebut Teddy.

Rampungnya pembangunan megaproyek Tol Trans Sumatera telah mendukung mobilitas kendaraan dalam mengatasi kemacetan guna mendukung pergerakan kemajuan ekonomi dan geliat wisata di Sumatera Utara khususnya Kota Medan. (fac)

  • Bagikan