Viral di Facebook, Pelaku Penganiayaan Seorang Gadis di Pekuburan China di Tangkap Polisi

  • Bagikan
Viral di Facebook, Pelaku Penganiayaan Seorang Gadis di Pekuburan China di Tangkap Polisi
Pelaku terlihat menunjang korban hingga jatuh.

MEDAN – Unit Reskrim Polsek Patumbak bergerak cepat berhasil mengungkap kasus penganiayaan secara bersama-sama (pengeroyokan) yang dialami seorang gadis remaja di Pekuburan China.

Empat orang wanita masih di bawah umur diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.

“Ada empat remaja perempuan yang kita amankan terkait video penganiayaan di Kuburan China yang sempat viral itu,” kata Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chan didampingi Kanit Reskrim, Iptu Ridwan, Kamis (23/12/2021).

Dijelaskannya, keempat gadis remaja yang diamankan itu masing-masing, F (13), N (16), Q (12) dan SN (12). Video peristiwa penganiayaan brutal yang viral di media sosial dari beredar luas di kalangan masyarakat itu sempat membuat geger. Pengeroyokan yang sangat tak patut ditiru itu terjadi areal Pekuburan China.

Baca Juga :  Judi Beromzet Ratusan Juta Perhari di Medan Deli Kebal Hukum

“Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pekuburan China Delitua,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, tersangka SN mengaku melakukan penganiayaan karena geram dan cemburu cowoknya diganggu korban.

“Motifnya karena sakit hati, korban mengganggu cowok tersangka SN,” ungkapnya.

Sedangkan ketiga wanita remaja lainnya mengaku, melakukan penganiayaan karena menilai korban sombong.

“Tiga pelaku lainnya juga geram melihat korban,” pungkas Faidir.

Atas pengungkapan itu, orang tua korban Muhammad Jafar Lubis mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang bergerak cepat mengungkap pelaku pengeroyokan putrinya berinisial NL.

Sebelumnya, pada Senin (20/12/2021) sempat viral video penganiayaan secara bersama terhadap seorang gadis remaja dilakukan empat wanita di areal Pekuburan China.

Dalam video itu, terlihat para pelaku bergantian menganiaya korban yang tergeletak dan terduduk lemas sambil memohon ampun, namun tak digubris.

Baca Juga :  Vaksinasi Berani Serbu Targetkan 1000 Vaksin di Medan

Penulis : Meliyunus Waruwu
Editor : Redaksi

  • Bagikan