oleh

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Medan: Penerapan Cluster Isolation Tidak Efektif

MEDAN – Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution, usai rapat Percepatan Rekomendasi Bidang Tim Gugus Tugas di Posko Penanganan Covid-19 Gedung Darma Wanita Medan, Senin (20/4/2020) mengatakan Pemko Medan mewacanakan pemberlakuan PSBB dan Cluster Isolation dalam penanganan pencegahan Covid-19 di Kota Medan.

“Ada 2 opsi yang dijabarkan dalam rapat tadi, yakni PSBB dan Cluster Isolation. Menurut para pakar, opsi pertama belum perlu dilakukan, sedangkan opsi kedua Cluster Isolation disiapkan sebagai alternatif,” sebut Akhyar Nasution.

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Sudari, opsi penerapan Cluster Isolation tidak efektif dalam menangani wabah Covid-19.

“Saya lebih sepakat PSBB. Tim pakar yang memberikan masukan kepada Gugus Tugas agar memberikan kajian yang lebih komperhensif,” kata Sudari di Medan, Kamis (23/4/2020).

Baca Juga :  Pemko Medan Gelar Rapat Koordinasi Persiapan MTQ ke 53 Kota Medan

Pengkajian itu, kata Sudari, harus dilakukan di segala aspek. “Jangan hanya memperhatikan aspek biaya dalam menentukan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebab, pemerintah daerah sudah diberi keleluasaan dalam melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk itu,” sebut Bendahara Fraksi PAN ini.

Politisi asal Dapil II ini menilai, penerapan PSBB sudah sangat layak diberlakukan melihat kurva epidemologi serta masih tingginya konsentrasi masyarakat di jalan.

“Saya menyarankan agar di berlakukan PSBB. Dengan rencana memberlakukan cluster isolasi, terkesan Pemko Medan kurang siapnya membuat persyaratan yang diisyaratkan oleh Kementrian Kesehatan, salah satunya adalah menghitung kebutuhan masyarakat selama PSBB,” terang Sudari.

Komentar

Berita Populer