Wanita Hamil 8 Bulan Tewas Gantung Diri di Siantar

  • Bagikan
Wanita Hamil 8 Bulan Tewas Gantung Diri di Siantar
Korban saat di evakuasi oleh petugas dari dalam kamar tempat korban gantung diri. (Rizal/metropublik)

P. SIANTAR – Seorang wanita muda berusia (25) tahun di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung. Mayat korban ditemukan suami dan adik korban.

Korban bernama Mariani br Siregar yang sedang hamil 8 bulan anak pertama dari pernikahan dengan suaminya M. Andry Elhamdi (34). Warga jalan Pdt. J. Wismar Saragih, Gang Puskesmas Pondok Tengah, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar.

Kapolsek Siantar Martoba AKP Amir Mahmud mengatakan, mulanya korban terlibat cekcok dengan suaminya pada Sabtu (11/12/2021) malam dan korban melarang suaminya tidur dikamar mereka dilantai 2.

“Belum diketahui apa penyebab atau masalah percekcokan mulut pasangan suami isteri (Pasutri) itu,” ucap Amir kepada Metropublik.com, Minggu (12/12/2021).

Baca Juga :  Polda Sumut Dalami Penyelidikan Penembakan Wartawan

Dikatakannya, sekira pukul 22.30 WIB adik kandung korban, Megawani br Siregar (15) memanggil korban untuk menyuruh turun, tetapi korban tidak menyahut sehinga adiknya itu turun dan menyampaikan kepada suami korban bahwa korban tidak menyahut.

“Esok pagi harinya, Minggu (12/12/2021) pagi pukul 09.30 WIB adiknya Megawani br Siregar menyuruh suami korban agar mendobrak pintu kamar karena dipanggil-panggil tidak ada sahutan,” paparnya.

Lanjut Amir, adik dan suami korban bersama-sama mendobrak pintu kamar, dan menemukan korban yang sudah meninggal gantung diri di tiang tempat tidur menggunakan kain Shal yang di ikat ke tiang Kelambu tempat tidur dalam kamar.

Melihat itu, adiknya langsung turun dari lantai 2 memberitahukan kepada mertua korban dan keluarga yang ada di dalam rumah tersebut.

Baca Juga :  Lima Unit Rumah di Pekan Labuhan Ludes Dilahap Sijago Merah

Warga pun, berbondong-bondong mendatangi rumah korban. Tidak lama kemudian personil Polsek Siantar Martoba bersama piket Polres Siantar serta Tim Inafis Sat Reskrim datang olah TKP lalu menurunkan jenajah korban dan mengevakuasi ke lantai bawah rumah itu.

Hanya saja keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap jenajah korban dan membuat surat pernyataan tertulis menerima ikhlas meninggal korban karena gantung diri.

“Korban Mariani br Siregar meninggal diduga gantung diri. Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan tertulis tidak ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ucap Amir Mahmud.

Penulis : M. Afrizal Siregar
Editor : Redaksi

  • Bagikan