oleh

Wilkum Polres Belawan Marak Aksi Kejahatan Jalanan, Banyak Kasus Begal Belum Terungkap

LABUHAN – Meskipun Polres Belawan menembak mati pelaku begal, namun aksi bandit jalanan di kawasan Marelan tak kunjung habis.

Teranyar, seorang wanita yang bertempat tinggal di Jalan Khaidir Lingkungan VI, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Sumatera Utara, menjadi korban perampokan oleh dua pria yang tidak kenal sepulang bekerja.

Akibat peristiwa tersebut, Mahyuni Zuhra (27) harus kehilangan dompet berisi sejumlah uang tunai dan telepon seluler setelah dirampas paksa pelaku kejahatan jalanan.

Ironisnya, korban mengalami luka serius pada bagian kepala karena terjatuh saat mengejar bandit jalanan yang merampas harta bendanya.

Kepada wartawan, Mahyuni Zuhra menceritakan, peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (12/01/2020), malam sekitar jam 22.30 WIB.

“Malam itu, saya dengan mengendarai kereta Honda Vario menuju ke rumah usai pulang kerja di toko Pasar IV Marelan Raya,” kata Mahyuni Zuhra saat ditemui membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan.

Namun, Mahyuni Zuhra mengungkapkan, sewaktu melintas di Titi Pahlawan, tiba-tiba datang dua pria tidak dikenal berboncengan dengan mengendarai kereta langsung memepet laju kendaraannya.

“Setelah kereta saya didekati, lalu satu dari pelaku mengambil paksa dompet yang diletakkan di jok depan. Kemudian langsung kabur,” ungkapnya.

Mahyuni Zuhra menyebutkan, tidak terima jadi korban perampokan, ia pun seketika berteriak sekuat-kuatnya sambil melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.

Baca Juga :  Wajah Penuh Darah,Wanita ini Melapor di Polrestabes Medan

“Saya yang melakukan pengejaran pelaku sampai terjatuh ke aspal, dan mengalami luka di kening hingga mata. Secara bersamaan, kereta pelaku pun sempat terjatuh seteleh menyenggol sebuah mobil. Tapi, mereka tetap berhasil melarikan diri,” sebutnya.

Atas kejadian ini, kata Mahyuni Zuhra, dirinya sudah membuat laporan resmi ke Polsek Medan Labuhan.

“Saya berharap laporan segera ditindak lanjuti dan polisi dapat mengungkap kawanan pelaku kejahatan yang sudah sangat meresahkan masyarakat,” ucap Mahyuni Zuhra sembari menunjukan laporanya yang tertuang dalam nomor LP/1/2020/SU/PEL-BLW/SEK-MEDAN LABUHAN.

Tak hanya itu korban begal berikutnya dialami Dodi (21), warga Jalan Martubung, Lingkungan 7, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Sumatera Utara.

Kurir yang bekerja di jasa pengiriman barang-barang paket ini dibegal oleh tiga pria bandit jalanan saat melintas di Jalan Cingkawan menuju Komplek Perumahan TKBM di Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan pada Rabu, 18 Desember 2019 lalu.

“Mereka merampas keretaku namun gagal karena kugigit langsung tangan seorang pelaku. Sialnya, dompetku berisi sejumlah uang tunai dirampas oleh pelaku lainnya dan mereka langsung kabur,” ujar Dodi dan telah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Medan Labuhan.

Baca Juga :  Tim Polda dan Polrestabes Medan Ringkus dr. Benny Hermanto

Kemudian, Korban bandit jalanan berikutnya dialami oleh Ilham Syaputra Gunawan (24), warga Dusun 1, Gang Iklas, Desa Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang. Ilham kehilangan kereta Supra X 125 BK 2407 AEV setelah dibawa oleh seorang pria tidak dikenal, Senin (25/11/2019), lalu.

Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Labuhan.

Hingga Rabu (15/1/2020), para bandit jalanan yang melakukan perampasan kereta milik para korbanya belum berhasil diringkus oleh petugas Polsek Medan Labuhan namun salah seorang pelaku begal Abnansyah berhasil ditangkap oleh petugas Reskrim Polres Pelabuhan pada Sabtu (11/1/2020) lalu di kawasan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan.

Tersangka Abnansyah terpaksa ditembak mati oleh petugas karena berusaha melarikan diri dan menyerang petugas.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari ketika dikonfirmasi Metropublik.com Rabu (15/1/2020) mengaku jika laporan wanita yang dirampok oleh kawanan pelaku kejahatan di Titi Pahlawan Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan sudah diterima pihaknya.

“Laporan korban sudah diterima, dan petugas sedang melakukan penyelidikan,” tulis Kompol Edy Safari.

Sementara, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan ketika dikonfirmasi terkait maraknya aksi kejahatan jalanan dan banyaknya kasus begal yang belum terungkap bungkam alias tidak ada jawaban. (MP/Hen)

pasang iklan anda

Komentar

Berita Populer