Wong Apresiasi Langkah Bobby Selamatkan Aset Pemko Medan

  • Bagikan
Wong Apresiasi Langkah Bobby Selamatkan Aset Pemko Medan

MEDAN – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan harus mendata ulang seluruh aset milik Pemko Medan.

“Kita minta seluruh aset didata ulang, ini sangat penting untuk melakukan penyelamatan aset baik itu yang masih menjalani proses hukum maupun dalam penguasaan oknum tertentu,” ucap Anggota Fraksi PDIP DPRD Medan, Wong Chun Sen Tarigan kepada wartawan, Jumat (05/03/21).

Langkah tegas, Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution ini pun harus didukung oleh seluruh pihak mulai dari kelurahan, kecamatan, OPD termasuk Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan.

“Kenapa demikian?, sebab dengan kordinasi berjenjang tersebut bisa menyelamatkan aset yang kemungkinan dikuasai oleh oknum tertentu,” tutur Wong yang juga Ketua Taruna Merah Putih (TMP) Kota Medan.

Baca Juga :  DPRD Kota Medan Minta Polisi Tindak dan Blokir Praktik Judi

Wong pun mengapresiasi langkah pembongkaran seng oleh Satpol PP Medan dilapangan Gajah Mada yang selama ini diklaim oknum tertentu yang mengklaim lapangan tersebut adalah miliknya.

Terpisah, Kasatpol PP Medan, M Sofyan kepada sejumlah awak media, Jumat (05/03/21) membenarkan bahwa pihak pada Kamis (04/03/21), kemarin telah membongkar seluruh pagar seng selama ini menutupi lapangan Gajah Mada di Jalan Gunung Krakatau.

Selain membongkar, pihaknya menghapus plank yang mengklaim kepemilikan Lapangan Gajah Mada tersebut. 

Dikatakannya, dalam pembongkaran itu juga melibatkan pihak TNI/Polri dan unsur kecamatan. Alat berat milik Dinas PU juga dikerahkan untuk mempermudah proses pembongkaran.

Mengenai pembongkaran, Sopyan menegaskan pihaknya cuma menjalankan hasil rapat mengenai pembongkaran pagar seng dilokasi Lapang Gajah Mada. Dan soal adanya sengketa lahan, ia mengaku tidak tahu.

Baca Juga :  Toko Penjual Spearpart & BBM Nyaris Ludes Di Lahap Sijago Merah

“Kami hanya jalankan keputusan rapat, sebagai pelaksana di lapangan. Untuk masalah sengketa BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) yang bisa menjelaskan,” ujar Sofyan, 

Untuk diketahui Sengketa tanah Lapangan Gajah Mada Krakatau, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, dengan Pemko Medan, belum menemui titik terang.

Rahmad menyebutkan bahwa dirinya adalah salah satu ahli waris tanah tersebut. Ia mengatakan tanah seluas 7200 m2 ini merupakan tanah ahli waris Saiful Bachri berdasarkan Putusan PK MA nomor 417/PK/PDT/1997.

Di mana, tanah di Lapangan Gajah Mada Krakatau adalah miliki Saiful Bachri berdasarkan putusan MA. (Rendi)

  • Bagikan